Calempong Oguong Bakal Capai Target MURI di Kampar
Kamis, 06 Februari 2014 09:09 WIB
BANGKINANGKOTA - Asisten Administrasi Umum Setda Kampar Nurahmi selaku ketua pelaksana seluruh kegiatan Hari Jadi ke-64 Kabupaten Kampar 2014, menjelaskan bahwa sampai saat ini, hampir seluruh kegiatan berjalan dengan baik.
Terutama pada bidang olah raga, yakni sepak bola, bulutangkis, dan bola volly. Dedangkan untuk kegiatan hiburan malam, khususnya musik tradisional calempong oguong, masih berlangsung.
Hal ini dikatakannya saat menyaksikan langsung bersama Kadis Pariwisata dan Olahraga Syamsul Bahri, pagelaran musik tradisional di Taman Kota halaman Stadion Tuanku Tambusai ,Bangkinang, Selasa (4/2/14).
"Diperkirakan pada Hari Kamis dini hari jam 05.04 menit calempong oguong ini selesai dan mampu meraih rekor Muri. Untuk itu saya mohon doa dari seluruh masyarakat sehingga kita mampu menorehkan nama kembali di Musium Rekor Indonesia," tutur Nurahmi.
Dijelaskannya, lancarnya pagelaran musik tradisional ini tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak, di antaranya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kampar, Dinas Pariwisata dan Olahraga, seluruh Panitia, khususnya para seniman calempong oguong dari 21 kecamatan serta masyarakat.
"Dukungan dan kerja sama dari pihak-pihak terkait dan masyarakat selalu kami butuhkan dalam menyukeskan kegiatan ini, sehingga ke depan masyarakat bangga dengan kesenian kita," ujarnya.
Bukan itu saja, lanjut Nurahmi, ke depan diharapkan masyarakat terus menggali potensi seni dan budaya Kampar sehingga lebih mengetahui bahwa Kabupaten Kampar mempunyai banyak potensi, baik seni maupun budaya.
Sudah 53 Jam 13 Menit Nonstop
Hingga pukul 21.26 Rabu malam, calempong oguong telah mencapai waktu 53 jam 13 menit dan diperkirakan pada Hari Kamis sekira pukul 5 lewat 4 menit WIB, sudah mencapai 73 jam 4 menit, kata Sudirman Agus selaku Ketua II Dewan Kesenian Kampar di Taman Kota halaman stadion Tuanku Tambusai, Selasa, (4/2/14).
"Calepong aguong yang dimulai pada Minggu (2/2/14) pukul 20.00 WIB dan Insya Allah akan berakhir pada Kamis (6/2/14) pukul 5 lebih 4 menit," tuturnya.
Kesukses ini tidak terlepas dengan keseriusan Pemerintah Kabupaten Kampar mengangkat kembali marwah daerah melalui seni budaya, khususnya musik tradisional calempong oguong.
Sudirman berharap kepada Pemerintah Kabupaten Kampar agar agenda-agenda seperti ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk meningkatkan, memberdayakan serta melestarikan seni budaya Kabupaten Kampar di tengah-tengah masyarakat.
"Kami harapkan Pemerintah Kabupaten Kampar tetap mendukung pelestarian seni calempong oguong ini sebagai salah satu musik tradisional," tuturnya.***(man)
Terutama pada bidang olah raga, yakni sepak bola, bulutangkis, dan bola volly. Dedangkan untuk kegiatan hiburan malam, khususnya musik tradisional calempong oguong, masih berlangsung.
Hal ini dikatakannya saat menyaksikan langsung bersama Kadis Pariwisata dan Olahraga Syamsul Bahri, pagelaran musik tradisional di Taman Kota halaman Stadion Tuanku Tambusai ,Bangkinang, Selasa (4/2/14).
"Diperkirakan pada Hari Kamis dini hari jam 05.04 menit calempong oguong ini selesai dan mampu meraih rekor Muri. Untuk itu saya mohon doa dari seluruh masyarakat sehingga kita mampu menorehkan nama kembali di Musium Rekor Indonesia," tutur Nurahmi.
Dijelaskannya, lancarnya pagelaran musik tradisional ini tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak, di antaranya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kampar, Dinas Pariwisata dan Olahraga, seluruh Panitia, khususnya para seniman calempong oguong dari 21 kecamatan serta masyarakat.
"Dukungan dan kerja sama dari pihak-pihak terkait dan masyarakat selalu kami butuhkan dalam menyukeskan kegiatan ini, sehingga ke depan masyarakat bangga dengan kesenian kita," ujarnya.
Bukan itu saja, lanjut Nurahmi, ke depan diharapkan masyarakat terus menggali potensi seni dan budaya Kampar sehingga lebih mengetahui bahwa Kabupaten Kampar mempunyai banyak potensi, baik seni maupun budaya.
Sudah 53 Jam 13 Menit Nonstop
Hingga pukul 21.26 Rabu malam, calempong oguong telah mencapai waktu 53 jam 13 menit dan diperkirakan pada Hari Kamis sekira pukul 5 lewat 4 menit WIB, sudah mencapai 73 jam 4 menit, kata Sudirman Agus selaku Ketua II Dewan Kesenian Kampar di Taman Kota halaman stadion Tuanku Tambusai, Selasa, (4/2/14).
"Calepong aguong yang dimulai pada Minggu (2/2/14) pukul 20.00 WIB dan Insya Allah akan berakhir pada Kamis (6/2/14) pukul 5 lebih 4 menit," tuturnya.
Kesukses ini tidak terlepas dengan keseriusan Pemerintah Kabupaten Kampar mengangkat kembali marwah daerah melalui seni budaya, khususnya musik tradisional calempong oguong.
Sudirman berharap kepada Pemerintah Kabupaten Kampar agar agenda-agenda seperti ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk meningkatkan, memberdayakan serta melestarikan seni budaya Kabupaten Kampar di tengah-tengah masyarakat.
"Kami harapkan Pemerintah Kabupaten Kampar tetap mendukung pelestarian seni calempong oguong ini sebagai salah satu musik tradisional," tuturnya.***(man)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

