Ritual Ceng Beng Membawa Rezeki Bagi Pencuci Makam di Bagansiapiapi
Minggu, 06 April 2014 12:02 WIB
BAGANSIAPIAPI - Pengunjung sembahyang kubur (ceng beng) di Bagansiapiapi mulai berkurang. Dibalik itu, pencuci kuburan ternyata panen rezeki, menarwarkan jasa.
Ucok (47), salah seorang pencuci kuburan belum lama ini kepada awak media mengaku telah menekuni pekerjaan itu selama tiga tahun.
Mencuci kuburan jelasnya, membersihkan bodi kuburan warga Tionghoa, menebas rumput dan memberi warna baru atau mencat kembali dengan mendapatkan upah sesuai ukuran kuburan.
"Ya tergantung ukuran kuburannya juga lah, kalau upahnya dari lima ratus sampai satu juta," kata Ucok.
Dari harga tersebut, dirinya hanya mendapatkan untung sekira Rp 200.000,- s/d Rp 300.000,-, karena selain mengeluarkan modal untuk beli bahan cat, memerlukan juga tenaga tambahan, satu kuburan tiga orang.***(nop)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal
-
Sosial
Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Perkuat Harmoni dan Persatuan
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Ekbis
Hari Buruh Internasional 2026, Prabowo Resmikan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan

