• Home
  • Traveler
  • Tim Kesenian Riau Bertolak ke Swiss Ikuti Iven Indonesia Creative

Tim Kesenian Riau Bertolak ke Swiss Ikuti Iven Indonesia Creative

Kamis, 26 November 2015 21:15 WIB
PEKANBARU - Tim Kesenian Riau yang berjumlah 25 orang di bawah bendera PAPPRI (Persatuan Artis Penyanyi, Pemusik dan Pencipta Lagu Indonesia) Riau, Kamis malam (26/11) bertolak dari Jakarta menuju Swiss. 

Rombongan yang dikoordinatori oleh seniman A. Aris Abeba yang juga Ketua PAPPRI Riau selama di Swiss menampilkan berbagai atraksi kesenian Melayu Riau antara lain tarian, nyanyi dan music tradisional, fashion show, pameran songket dan batik Riau serta pembacaan puisi oleh empat penyair Riau, masing-masing A. Aris Abeba, Fakhrunnas MA Jabbar, Dheni Kurnia danSyahroni Al-Jibril.

Saat berada di Bandara Soekarno, secara kebetulan rombongan bertemu dengan Plt. Gubernur Riau, Arsjadjualiandi Rachman yang baru sampai dari Makassar. Plt Gubri berpesan agar tim kesenian Pappri Riau dapat menampilkan atraksi seni budaya Melayu Riau yang terbaik sehingga dapat mempromosikan Provinsi Riau dalam bidang perekonomian dan kebudayaan sejalan dengan Visi Riau 2020.

Koordinator Tim, A. Aris Abeba kepada pers, Kamis (26/11) menyatakan keberangkatan Tim Kesenian PAPPRI Riau ini mewakili Indonesia yang dipercayakan Ketua PAPPRI Pusat, Tantowi Yahya dalam kegiatan seni 'Indonesia Creative' yang ditaja oleh VereinIndonesia Schweis (Perhimpunan Indonesia-Swiss) berlangsung selama sepekan yang dipusatkan di Basel, Swiss.

"Perjalanan Tim Kesenian ini mewakili Indonesia merupakan sebuah prestasi yang membanggakan mengingat tim dari Riau ini merupakan kali pertama melakukan pementasan dan promosi bidang seni budaya di negara Swiss sebagaimana tim dari berbagai provinsi dari Indonesia lainnya," kata Aris Abeba yang juga sastrawan Riau.

Menurut Aris Abeba, tim kesenian Riau ini menjalani penerbangan Jakarta-Istanbul- Swis (Basel). Selanjutnya dari Basel, rombongan menuju Kota Rheinfelden. 

Di kota ini, tim kesenian memusatkan seluruh kegiatan yang diawali dengan pembukaan tanggal 28 Nopember. Rangkaian kegiatan seni-budaya berupa atraksi tari, nyanyi dan music, pameran songket dan batik serta pembacaan puisi berlangsung selama beberapa hari.

(rdk/rls)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar