Bapenda Dumai Optimis Realisasi PAD dari PBB Rp80 Miliar Tercapai
Hadi Pramono Rabu, 15 November 2017 19:49 WIB
DUMAI - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Dumai menargetkan pendapatan asli daerah dari Pajak Bumi Bangunan (PBB) Rp 80 miliar di tahun 2017. PAD yang sudah terkumpul hingga akhir Oktober 2017 sudah mencapai 94 persen.
Demikian disampaikan Kepala Bapenda Kota Dumai, Marjoko Santoso, kepada awak media, Rabu (15/11/17). "Mudah-mudahan menjelang akhir tahun ini seluruh target PAD dari PBB tercapai mengingat sudah berjalan 94 persen," jelasnya.
Menurutnya, pendapatan asli daerah yang masih menjadi penyumbang terbesar berasal dari Pajak Bumi Bangunan (PBB). Dia juga memastikan realisasi PAD dari sektor PBB bisa melebihi target yang ditentukan tersebut mengingat masih ada dua bulan.
"Jumlah 94 persen ini baru setakat hingga akhir Oktober. Jadi bulan November dan Desember belum kita masukkan. Apalagi kita di anggaran perubahan mengalami perubahan untuk PAD dari PBB," kata mantan Kepala Bappeko Kota Dumai.
Marjoko juga mengintruksikan anggotanya untuk terus melakukan jemput bola atau turun lapangan mengumpulkan pajak. "Kita optimis hingga akhir tahun seluruh pendapatan asli daerah bisa terkumpul untuk dimasukkan ke khas daerah," jelasnya.
Dijelaskanya, untuk mencapai realisasi pendapatan daerah dibutuhkan strategi dan komitmen tinggi dari semua pihak. Target yang telah ditetapkan tersebut dapat dicapai bahkan dilampaui untuk setiap objek dalam kelompok PAD.
"Yang jelas semua ini perlu ada strategi khusus dengan mengacu kepada upaya intensifikasi dan ekstensifikasi serta optimalisasi semua objek penerimaannya," beber Marjoko.
Dalam upaya menggali potensi daerah untuk mendongkrak PAD dari sektor pajak dan retribusi daerah, lanjutnya, diharapkan instansi teknis terlibat dalam proses perencanaannya.
Malahan ditahun 2018 mendatang target PAD naik sebesar Rp115 miliar atau kenaikannya mencapai 42 persen. "Saya optimis ini bisa tercapai mengingat beberapa upaya akan dilakukan agar capaian bisa maksimal," pungkasnya.
(adi/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
Dumai Expo 2026, Antara Perayaan Hari Jadi ke-27 dan Dampak Ekonomi Lokal
-
Lingkungan
Konflik Agraria di Jalan Sudirman Dumai Memanas, APRJ Desak BPN dan Pemkot Bertanggung Jawab
-
Ekbis
Produksi Padi Riau Naik 12,7 Persen, Targetkan Ketahanan Pangan Hingga 2029
-
Sosial
Penataan Pedagang Dumai di Jalan Sultan Syarif Kasim, Kota Jadi Destinasi Kuliner
-
Tekno
Pemko Dumai Ajak RAPI Perkuat Peran dalam Komunikasi Publik dan Darurat
-
Pendidikan
Wali Kota Dumai Pimpin Upacara Hari Santri Nasional Tahun 2025

