DPKP Kuansing Rencanakan Pemindahan Pedagang Pasar Lumpur ke Pasar Rakyat
Jumat, 14 Oktober 2016 20:15 WIB
KUANSING - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi melalui Dinas Pasar, Kebersihan dan Pertamanan (DPKP) Kuansing berencana memindahkan seluruh pedagang yang berjualan di pasar lumpur atau pasar di belakang terminal AKDP dekat lapangan Limuno Teluk Kuantan ke pasar rakyat.
Pemindahan tersebut dalam rangka memaksimalkan fungsi pasar rakyat yang saat ini masih banyak yang kosong dan belum terisi akibat sebagian besar pedagang memilih berjualan di pasar lumpur.
Walaupun pasar lumpur, sebagian besar masyarakat lebih suka berjualan di pasar tersebut pasalnya mereka dapat dengan mudah membawa sepeda motor berkeliling pasar untuk berbelanja berbagai keperluan.
Menurut kadis Pasar Kebersihan dan Pertamanan ( PKP ) Kuansing, Drs Azhar, MM, saat ini pasar rakyat masih banyak yang kosong atau belum terisi karena sebagian besar pedagang berjualan di pasar lumpur.
“Kita fullkan dulu pengisian kios-kios dan tempat berjualan dipasar rakyat,”ujarnya kepada wartawan, Jumat (14/10.2016).
Direncanakan kata Azhar, pemindahan pedagang akan dilaksanakan bulan Januari 2017 yang akan datang. Namun kemudian dipercepat pada bulan Desember 2016 ini.
Lanjut Azhar, sebelum dilakukan pemindahan nanti, Bupati dan Wakil Bupati kemarin juga telah meninjau secara langsung kondisi terkini pasar rakyat tersebut.
Dalam peninjauan itu, bupati meminta agar sejumlah pasilitas yang dibutuhkan pedagang nantinya harus tersedia seperti air dan listrik.
"Kalau perlu sumurnya harus ditambah, hal ini untuk mengantisipasi kebutuhan air," kata Azhar.
Selain itu, bupati juga meminta agar dinas pasar segera memperbaiki sejumlah insfrastruktur yang rusak seperti saluran drainase di pasar ikan yang tersumbat.
"Menjelang mereka pindah semua pasilitas ini harus sudah rampung. Ini yang dianjurkan Bupati dan wakil saat peninjauan kemarin," terang Azhar.
Azhar menambahkan, khusus pasar Lumpur setelah dikosongkan nantinya, rencananya akan dijadikan tempat parkir pengunjung pasar. Selain itu juga tempat parkir truk-truk barang.
"Jadi disitu kegiatan bongkar muat barang dilakukan, hal ini bertujuan supaya truk-truk tersebut tidak masuk ke dalam kota," terang Azhar.
(rdk/mc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Gubernur Riau Sebut Kuansing Potensi Jadi Kawasan Pariwisata
-
Traveler
Pemkab Kuansing Upayakan Perbaikan Pengelolaan Objek Wisata
-
Politik
Pemkab Kuansing Usulkan Hutan Seluas 76.722,55 Hektar Masuk Holding Zone
-
Sosial
Pemkab Kuansing Raih WTP dari BPK RI untuk Keenam Kalinya
-
Traveler
Bupati Kuansing Buka Pacu Jalur Uji Coba di Tepian Teluk Bayur
-
Traveler
Bupati Kuansing Mursini Setujui Jadwal Festival Pacu Jalur 2017

