• Home
  • Ekbis
  • Desa Jangkang Akan Jadi Pusat Agrowisata di Bengkalis

Desa Jangkang Akan Jadi Pusat Agrowisata di Bengkalis

Jumat, 13 Desember 2013 16:05 WIB

BENGKALIS - Salah satu desa di Kecamatan Bantan, Desa Jangkang akan dijadikan pusat agrowisata dan peternakan sapi. Upaya tersebut saat ini telah mulai dirintis dengan melibatkan masyarakat tempatan khususnya yang ada di Dusun Mentalus Permai Desa Jangkang.

Wakil Ketua DPRD Bengkalis Indra Gunawan dalam kesempatan berkunjung ke lokasi yang akan dijadikan pusat agrowisata dan peternakan sapi mengatakan, inisiatif tersebut murni dari dirinya  sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat tempatan. Sebagai wakil rakyat, tidak harus mengurusi masalah politik saja melainkan juag harus melihat akar masalah yang ada di tengah-tengah masyarakat.

Berawal banyaknya lahan yang terbiar, dirinya berfikir untuk memanfaatkan lahan tersebut sebagai kawasan agro dengan menanam berbagai jenis buah-buahan. Kemudian juga mengembangkan peternakan sapi. 

'Kebetulan hobi saya berkebun, jadi sekalian mencari keringat lah sambil membantu masyarakat. Dalam sekali kecil paling tidak masyarakat yang ada di sekitar lokasi,' ujar pria yang akrab disapa Eet ini saat ditemui di lokasi, Jumat (13/12/2013).

Eet yang saat ke lapangan bersama arits ibukota asal Bengkalis, Iyet Bustami mengatakan, setidaknya ada tiga lokasi kawasan yang kini sedang dibangun. Pertama kawasan Agrowisata seluas kurang lebih 4 hektar. Dikawasan yang berbatasan dengan sungai Jangkang ini, ditanam pohon durian kwalitas terbaik, pohon pisang Elang (Tanduk) serta berbagai jenis tanaman lainnya.

Sementara di bibir sungai, akan dibangun tempat-tempat pemancingan dan penataan kawasan pancing. 'Pohon nipah dan bakau ini sengaja kita tebang karena pertumbuhannya tidak terawat dengan baik. Setelah itu kita tanam lagi dengan rapi, sehingga kawasan ini lebih asri dan menarik,' ujar Eet seraya mengatakan untuk membangun tidak perlu harus menunggu uluran tangan dari Pemkab.

Keseriusan Eet menata kawasan agrowisata tersebut terlihat saat dirinya melibatkan salah seorang warga setempat yang dikenal pakar dalam pembibitan dan penanaman bakau. 'Yang bekerja di perkebunan ini masyarakat setempat. Saya berharap beberapa tahun ke depan kawasan ini ramai dikunjungi,' ujar Eet lagi.

Selain kawasan agrowisata tersebut, Eet juga mengajak Iyet dan rombongan melihat perkebunan pohon pisang Elang yang lokasinya sekitar 300 meter dari kawasan agrowisata pertama. Saat melihat ratusan pohon pisang yang sebagiannya siap panen, Eet langsung menebangnya lalu membagikan buah pisang kepada masyarakat.

'Di lokasi satu lagi akan saya persiapkan untuk lokasi peternakan terpadu. Rencananya akan saya datangkan 800 ekor sapi untuk dikembangkan di kawasan ini. Saat ini saya sedang persiapkan lokasinya,' kata Eet.

Untuk jaringan listrik, Eet sengaja membeli tiang listrik bekas karena sampai saat ini belum ada jaringan listrik menuju lokasi agrowisata. Kemudian untuk jalan, dirinya mengusulkan pembangunan jalan Mentalus Permai menuju kawasan perkebunan PT Meskom. 'Mudah-mudahan keberadaan agrowisata ini memberi manfaat bagi masyarakat,' ujarnya.***(andreas/hrc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Ekbis
Komentar