• Home
  • Ekbis
  • Investor Tiongkok Bakal Berinvestasi di Kabupaten Bengkalis

Investor Tiongkok Bakal Berinvestasi di Kabupaten Bengkalis

Jumat, 05 Juni 2015 16:05 WIB
Sejumlah pengusaha Tiongkok mulai melirik Bengkalis. Mereka tertarik untuk melakukan penjajakan dan pembahasan dengan Pemkab Bengkalis.
BENGKALIS - Investor dari Negeri Tirai Bambu, Tiongkok mulai melirik menanamkan modalnya di Kabupaten Bengkalis. Rencana dan penjajakan itu setelah melalui pembahasan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis, Kamis (4/6/15) kemarin malam. 

Kepastian rencana menamankan modal di Kabupaten Bengkalis, disampaikan utusan group PT. Bumi Makmur Energi (PT BME), Meggy Chow, Frans dan Abdul Fatah, pada pertemuan di Kantor Bappeda Bengkalis. 

Perusahaan asal negeri China ini merencanakan bergerak dibidang galangan kapal, pabrik kimia farma dan power plan atau penyediaan energi listrik. 

Pertemuan antara investor dan Pemkab Bengkalis dipimpin langsung oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Heri Indra Putra, hadir Kepala Bappeda Bengkalis Jondi Indra Bustian, Kepala Distamben T Ilyas, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Eduar. 

Di hadapan utusan PT. BME, merupakan anggota Brittany International Holdings Limited Hongkong, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Heri Indra Putra memaparkan tentang kondisi dan peluang bisnis di Kabupaten Bengkalis. Seperti kawasan Buruk Bakul, Kecamatan Bukitbatu, yang diperuntukan menjadi kawasan industri dan pelabuhan. 

Tidak hanya itu, juga ditawarkan kesempatan berinvestasi sektor pariwisata di kawasan Pantai Rupat Utara. 

"Untuk mendukung keberadaan kawasan industri dan pelabuhan, sejauh ini Pemkab Bengkalis telah menyediakan infrastruktur pendukung, seperti pembangunan jalan proyek multiyears Jalan Lintas Bukitbatu - Siakkecil. Disamping itu, Bengkalis juga membuka akses sejumlah jalan lingkar Duri Barat dan Duri Timur," ungkap Heri Indra Putra. 

Setelah mendengarkan pemaparan tentang peluang investasi di Kabupaten Bengkalis, PT. BME menyatakan minatnya membuka sejumlah usaha di Kabupaten Bengkalis. Alasannya, secara geografis Kabupaten Bengkalis sangat strategis berada di tengah-tengah pesisir pantai timur Sumatera dan memiliki areal yang bisa dikembangkan untuk pembangunan galangan kapal, seperti di kawasan Buruk Bakul. 

"Rencana pembangunan galangan kapal ini, sebagai tindak lanjut dari pertemuan Konferensi Asia Afrika di Bandung belum lama ini. Berminat untuk berinvestasi di berbagai sektor, seperti sektor maritim dan pariwisata," ujar Meggy Chow.

(der/der)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar