• Home
  • Ekbis
  • Jogja Expo Center, Pemkab Bengkalis Tawarkan Peluang Investasi

Jogja Expo Center, Pemkab Bengkalis Tawarkan Peluang Investasi

Kamis, 26 Mei 2016 17:23 WIB
Direktur Pemberdayaan Usaha BKPM RI, Pratito Soeharyo didampingi Kepala BPMP2T Kabupaten Bengkalis H Hermizon, meninjau stand Bengkalis usai membuka Invesda Expo 2016 di Jogja Expo Center, Yogyakarta, Kamis (26/5).
BENGKALIS - Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) mengikuti Invesda Expo Tahun 2016 di Jogja Expo Center pada 26-29 Mei 2016.

Dalam ajang itu, Pemerintah Kabupaten Bengkalis menawarkan peluang investasi yang layak dikembangkan di Negeri Junjungan kepada sejumlah investor yang ada di event tahunan tersebut. 

Event tahunan yang digelar untuk ke-12 kalinya tersebut secara resmi dibuka, Kamis (26/5/2016), oleh Direktur Pemberdayaan Usaha Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia (BKPM RI), Pratito Soeharyo. 

Pembukaan pameran juga dihadiri Asisten II Bidang Perekonomian Sekretariat Daerah Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, Gatot Saptadi dan Direktur Utama PT Feraco selaku Event Organizer, M Ruslim.

Kepala BPMP2T Kabupaten Bengkalis H Hermizon menjelaskan tujuan Pemerintah Kabupaten Bengkalis mengikuti Invesda Expo tahun ini untuk menawarkan potensi daerah dalam menarik para investor, sekaligus meningkatkan imej.

"Tidak bisa dipungkiri lagi jika media pameran/ expo seringkali menjadi rujukan dari para buyers baik dalam maupun luar negeri, untuk hunting produk berkualitas, yang kemudian dipasarkan di pasar global," kata Hermizon.

Berbicara mengenai pertumbuhan investasi, kata Hermizon, tidak terlepas berbicara tentang sinergitas dan koordinasi antara berbagai sektor. 

''Demikian pula kita berbicara tentang pertumbuhan dan pembangunan ekonomi, maka investasi di semua sektor harus meningkat, iklim usaha harus kondusif dan daya saing produk lokal harus diatas ataupun setara produk luar," katanya. 

Menurutnya, investasi daerah dipahami sebagai salah satu kekuatan penting untuk mengakselerasi pembangunan daerah terlebih lagi, setelah implementasi desentralisasi otonomi daerah saat ini, dimana akselerasi pembangunan hanya dimungkinkan, jika terdapat arus investasi yang signifikan.

Dalam pameran yang berlangsung empat hari itu diikuti sekitar 269 stand dari seluruh Indonesia. Stand Pemkab Bengkalis, selain menampilkan foto-foto kegiatan pembangunan yang dilakukan. 

Khususnya migas, infrastruktur, perkebunan, perikanan dan pariwisata juga memberikan informasi tentang berbagai peluang investasi yang dirangkum dalam buku, leaflet dan Video Compact Disc (VCD).

Selain itu stand Bengkalis juga menyuguhkan makanan dan minuman khas diantaranya welcome drink air sarang burung yang disajikan bersama dengan lempuk durian, kue asidah, kue selembayung serta bolu kemojo.

(der/der)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Migas
Komentar