• Home
  • Ekbis
  • Menteri ESDM Puji Chevron karena Ikut Pasok 40 Persen Produksi Migas Nasional

Menteri ESDM Puji Chevron karena Ikut Pasok 40 Persen Produksi Migas Nasional

Minggu, 18 Desember 2016 13:05 WIB
MINAS - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan bersama Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Amien Sunaryadi melakukan kunjungan ke fasilitas operasi PT. Chevron Pasific Indonesia (CPI) di Minas dan Duri Sabtu (17/12/16). 

Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian upaya Jonan dalam rangka memantau produksi minyak dan gas Indonesia.

â€"Operasi Chevron di Minas dan Duri ini mewakili 40% produksi minyak bumi Indonesia. Jadi sudah sewajarnya saya berkunjung ke fasilitas ini,” jelas Menteri ESDM didampingi oleh Amien, Presiden Direktur CPI Albert Simanjutak beserta Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, dan Bupati Siak Syamsuar kepada wartawan usai mengunjungi dua wilayah operasi Chevron ini.

CPI mengoperasikan dua lapangan migas utama di Sumatera, Duri dan Minas. CPI juga mengoperasikan Pelabuhan Dumai, terminal pengangkutan minyak terakhir. Pada 2015, produksi kotor CPI tercatat sebesar 255,5 ribu barel minyak mentah per hari.

Albert Simanjutak, Presiden Direktur CPI menjelaskan bahwa produksi minas menyumbang 20 persen dari total produksi Chevron di Indonesia.

Duri, tambah dia, sebagai lapangan terbesar yang dioperasikan CPI, telah beroperasi menggunakan teknologi injeksi uap (steamflood) untuk meningkatkan produksi sejak 1985 dan menjadi salah satu pengembangan injeksi uap terbesar di dunia. 

"Pada tahun 2015, teknologi injeksi uap diterapkan untuk pengelolaan 77 persen lapangan-lapangan di Duri," jelas Albert.

Wartawan Diajak Lihat Ladang Penghasil Minyak Termahal Kedua

Puluhan wartawan lokal dan nasional mengikuti fieldtrip ke Gathering Station-1 Minas Sabtu (17/12/16). Selain melihat alur produksi minyak termahal kedua di dunia setelah Brent Oil, wartawan juga mendapatkan penjelasan dari Manager Production South, Sukamto.

Menurutnya, saat ini di GS-1 masih menggunakan sistem steamflood. Yaitu tehnologi yang menginjeksikan uap air untuk mengangkat minyak ke permukaan.

"Dulu sempat digunakan sistem injeksi surfactan. Namun masih uji coba dan masih belum digunakan lagi," terangnya. 

Sementara itu, Presiden Direktur CPI, Albert Simanjutak menjelaskan bahwa produksi minas menyumbang 20% dari total produksi Chevron di Indonesia. 

Duri, tambah dia, sebagai lapangan terbesar yang dioperasikan CPI, telah beroperasi menggunakan teknologi injeksi uap (steamflood) untuk meningkatkan produksi sejak 1985 dan menjadi salah satu pengembangan injeksi uap terbesar di dunia.

â€"Pada tahun 2015, teknologi injeksi uap diterapkan untuk pengelolaan 77 persen lapangan-lapangan di Duri,” jelas Albert.

â€"Di Lapangan Minas, kami terus mengoptimalkan program injeksi air (waterflood). Pada tahun 2015, kami melanjutkan proyek percontohan yang menggunakan proses injeksi kimia untuk meningkatkan perolehan minyak mentah ringan di lapangan Minas dan sekitarnya,” papar Albert lagi.

Total produksi akumulasi Chevron sampai saat ini lebih dari 11 miliar barel minyak.

Albert juga menjelaskan, Chevron terus berkomitmen untuk mempertahankan operasi migas secara selamat, efektif, efisien dan andal agar dapat memenuhi komitmen produksi untuk mendukung target pemerintah. 

â€"Kami juga berkomitmen untuk terus menerapkan terobosan dan teknologi lanjutan guna memaksimalkan perolehan minyak dan mempertahankan angka produksi dari lapangan marginalnya yang penting bagi penyediakan energi Indonesia,” paparnya.

Chevron adalah salah satu perusahaan energi terintegrasi dunia terdepan dan melalui unit usahanya di Indonesia, telah beroperasi di negeri ini selama 92 tahun. Dengan inovasi dan komitmen karyawan yang sangat terampil dan berdedikasi, Chevron Indonesia menjadi salah satu produsen minyak mentah terbesar di Indonesia.

"Dari lapangan-lapangan minyak darat kami di Riau, Sumatera dan lapangan-lapangan lepas pantai di Kalimantan Timur, kami telah memproduksi lebih dari 12 miliar barel minyak demi memenuhi kebutuhan energi untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia," pungkasnya.

(rdk/rdk)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Chevron
Komentar