• Home
  • Ekbis
  • Pedagang Pasar Cik Puan Pekanbaru Bangkit Sendiri Pasca Terbakar

Pedagang Pasar Cik Puan Pekanbaru Bangkit Sendiri Pasca Terbakar

Kamis, 23 Juli 2015 20:35 WIB
PEKANBARU - Musibah kebakaran ratusan kios Pasar Cik Puan Pekanbaru beberapa waktu lalu, kini para pedagang mulai berbenah. Bahkan diantara mereka mulai bangkit membangun lapak atau kios dengan menggunakan modal sendiri tanpa sedikitpun merasakan bantuan dari Pemerintah Kota Pekanbaru

"Lapak ini kami bangun sendiri, dengan modal sendiri, tidak taulah kalau pedagang yang lain ya. Sebab kami dengar beberapa watu lalu memang walikota Pekanbaru langsung turun tangan lihat kondisi pasar, namun soal ada atau tidak beliau memberi bantuan kepada pedagang saya tidak tau dan tidak merasakan. Kami harus bangun semampu kami karena kami harus tetap berjualan untuk mencari sesuap nasi," ujar seorang pedagang Pasar Cik Puan yang kiosnya ikut terbakar, Nuar, Kamis (23/7/2015).

Nuar mengatakan dirinya sangat berharap agar Pemko lebih perhatian lagi kepada nasib para pedagang untuk membangun kembali kios-kios yang sudah hangus terbakar. "Kepada pemerintah tolonglah bantu kami, karena untuk biaya bangun kios ini saja sudah cukup besar. Buktinya lihat saja, banyak para pedagang yang tak punya modal belum membangun kembali kios mereka," keluhnya. 

Hal senada disampaikan Yusuf, pedagang pasar Cik Puan lainnya. Dirinya juga mengeluhkan tidak adanya petugas keamanan yang berjaga di Pasar tersebut. Padahal pedagang sendiri membayar Rp46.500/bulan untuk distribusi.

"Selama ini terutama sebelum pasar terbakar kami bayar distribusi sebesar Rp46.500/bulan, namun pelayanan yang diberikan tak ada bahkan petugas keamanan tidak ada. Cuma untuk bersih sampah saja yang ada, kalau saat ini pasca terbakar tidak ada bayar distribusi lagi," jelasnya.

Ketika disinggung mengenai pasar Cik Puan yang hendak dirobohkan, Yusuf sendiri tidak mengetahui hal tersebut. "Belum ada dengar mengenai hal itu, yang jelas kita mikirkan untuk berjualan saja dulu," tuturnya.

(rdk/hrc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar