Tunggakan Pajak Riau Air,
Pemprov Riau Belum Agendakan Ketemu Ditjen Pajak
Selasa, 20 Mei 2014 19:46 WIB
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau belum mengagendakan pertemuan dengan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak, terkait tunggakan pajak PT Riau Airlines sebesar Rp79 miliar. Pemprov masih melakukan pembahasan internal, terkait siapa pihak yang berhak membayarnya.
Belum adanya rencana pertemuan dengan Ditjen Pajak ini, dikatakan oleh Kepala Biro Syahrial Abdi. Sejauh ini, pihaknya masih melakukan koordinasi dengan Gubernur Riau H Annas Maamun.
"Belum ada lagi. Tidak tau juga, kapan pastinya. Tetapi yang jelas, kita akan sampaikan dulu kepada pimpinan,"kata Syahrial di Kantor Gubernur Riau.
Sebelumnya, Syahrial menyebutkan, jika pihaknya akan meluruskan dulu, kepada siapa sebenarnya pajak itu dibebankan. Karena katanya, pemegang saham Riau Air itu tidak hanya Pemprov Riau saja, tetapi juga beberapa pemerintah kabupaten/kota.
"Itu yang perlu kita luruskan, kepada siapa sebenarnya yang harus menanggung pajak. Kan ada nomor pokok wajib pajaknya. Ada penanggung pajaknya, ada wajib pajaknya. Sekarang wajib pajaknya itu, siapa?itu yang harus menanggung pajak,"jelasnya.
Dalam hal ini kata Syahrial, manajemen PT Riau Air, harus bertanggungjawab penuh atas pembayaran pajak itu. Karena, aset dan penyertaan modal dari Pemprov Riau itu, sudah menjadi kekayaan terpisah.
"Jadi tidak bisa serta-merta, pajaknya menjadi tanggungjawab Pemerintah Provinsi Riau. Karena sudah menjadi kekayaan yang terpisah, jadi tanggungjawabnya manajemen,"tuturnya.***(rpc-din)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

