Jumlah Kendaraan Meningkat,
Penyediaan BBM di Siak Tak Cukupi Kebutuhan Masyarakat
Senin, 16 Desember 2013 18:45 WIB
SIAK - Dalam beberapa tahun terakhir, pengguna sepeda motor dan mobil di Kabupaten Siak meningkat dengan pesat. Sementara SPBU yang ada sangat sedikit. Sehingga, tidak cukup kuat untuk menyediakan Bahan Bakar Minyak (BBM).
Hal itu disampaikan Bupati Siak Drs. H. Syamsuar, MSi dalam jawaban dari pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) RAPBD Siak tahun 2014 di DPRD Siak. Dalam sidang paripurna sebelumnya, tepatnya Jumat (13/12/2013) para fraksi menyampaikan pandangan terhadap penggunaan APBD tahun 2013.
Kala itu, Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (FPPP) menanyakan kelangkaan BBM yang terjadi di Kabupaten Siak. FPPP mengkritisi seringnya SPBU tidak ada BBM. Padahal, di samping SPBU berjejer pedagang eceran dengan harga mencapai Rp 8.000 per liter.
Fenomena tersebut menurut Bupati, kebanyakan pedagang eceran banyak membawa minyak dari luar SPBU tersebut. "Tak jarang mereka mengangkut minyak dari kabupaten tetangga," jelas Syamsuar, Senin (16/12/2013).
Untuk itu, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Supaya, kelangkaan BBM yang terjadi di Siak dapat diatasi.
Selain meningkatnya jumlah Sepeda Motor, Syamsuar mengaku Agen Penyalur Minyak dan Solar (AMPS) dan SPBU terlambat dalam menebus (Delivery Order) DO. Sehingga, kuota pengiriman BBM kadang terlambat.
Untuk tahun 2013, Kabupaten Siak hanya mendapatkan jatah BBM jenis premium besubsidi sebesar 49.390 kilo liter. Sedangkan untuk BBM jenis solar hanya 39.333 kilo liter. Hingga November ini, menurut Syamsuar Kabupaten Siak sudah menghabiskan premium sebanyak 44.248 kilo liter. "Sementara, untuk solar sudah mencapai 28.921 kilo liter," terangnya.***(mus/grc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

