Sekda Kepulauan Meranti Minta Jangan Sampai Ada Pemain Minyak
Selasa, 23 Juni 2015 19:39 WIB
MERANTI - Menyangkut penambahan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kepulauan Meranti beberapa waktu yang lalu, dimana pihak Pertamina merealisasikan dengan menambah sebanyak 100 kiloliter (KL) BBM jenis Premium.
Dengan penambahan tersebut total kuota BBM Kepulauan Meranti menjadi 1.050 KL dari kuota sebelumnya sebesar 950 KL. Pemerintah daerah mengadakan rapat evaluasi dengan sejumlah SKPD terkait dan pengelola APMS, Selasa (23/6).
Sekretaris daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Meranti Drs H.Iqaruddin Msi mengatakan bahwa dengan adanya penambahan kuota BBM jenis Premium sebanyak 100 kiloliter tersebut, diharapkan jangan ada lagi para "pemain minyak" yang bisa menyebabkan kelangkaan dan harga BBM yang melambung tinggi.
"Saya meminta dengan adanya penambahan kuota minyak ini, menyebabkan yang selama ini tidak pernah menjual minyak, sekarang mau berjualan minyak,dan saya harapkan kepada Disperindag yang mempunyai otoritas harus jeli terhadap hal ini," kata Sekda.
Sekda menambahkan bahwa SKPD terkait dalam hal ini Disperindag harus selalu melakukan pengawasan terhadap APMS.
"Untuk urusan BBM,regulasinya saya kembalikan kepada Kadisperindag, jangan APMS yang mengatur, tapi kita lah yang mengatur, dan setiap pendistribusian harus dikawal oleh aparat seperti TNI dan Polri, jangan sampai kita seperti negara Arab perang karena minyak," ungkap Sekda.
Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM), Syamsuar Ramli SE, menyampaikan bahwa untuk menindaklanjuti apa yang disampaikan oleh Presiden RI Jokowi saat berkunjung ke Sungai Tohor Kecamatan Tebingtinggi Timur beberapa waktu yang lalu agar ditambah kuota BBM untuk Meranti demi kebutuhan masyarakat.
Adapun penambahan kuota BBM jenis Premium sebanyak 100 kiloliter itu disalurkan ke beberapa APMS yang ada di Kepulauan Meranti antara lain, tiga APMS berada di Kecamatan Tebingtinggi, yakni APMS PT Bumi Meranti Sejahtera, CV Tujuh Saudara, dan APMS PT Mas Artha Sarana. Sedangkan dua APMS lagi yakni PT Afiyoke Trinanda Sejahtera di Kecamatan Rangsang dan CV Usaha Sebati di Kecamatan Merbau.
(adv/hum/fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Bupati Meranti Ajak Seluruh Masyarakat Dukung Program Pembangunan
-
Sosial
Bupati Meranti Klaim Sukses Turunkan Angka Kemiskinan Meski Anggaran Minin
-
Ekbis
Sekda Klaim Kemampuan Anggaran Pemda Kepulauan Meranti Memprihatinkan
-
Hukrim
Puluhan Pengunjukrasa Geruduk Kantor Bupati dan DPRD Meranti
-
Hukrim
Korupsi Dana Desa, Dua Oknum Kades di Kepulauan Meranti Menghilang
-
Sosial
Wabup Meranti Hadiri Peringatan Ke-71 Bhayangkara dan Sunatan Massal

