• Home
  • Ekbis
  • Tiga Pintu Impor Sedang Diusulkan Pemkab Meranti

Tiga Pintu Impor Sedang Diusulkan Pemkab Meranti

Senin, 29 Juni 2015 17:43 WIB
MERANTI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti mengusulkan tiga pintu masuk impor sejumlah kebutuhan pokok dari luar negeri. Strategi itu bertujuan untuk mempermudah masyarakat Kepulauan Meranti mendapatkan bahan pokok.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kepulauan Meranti, Aza Faroni, menjelaskan, pihaknya telah melakukan rapat pembahasan bersama Badan Pengelola Perbatasan Nasional beberapa waktu yang lalu.

"Dalam rapat kemarin kita menyerahkan data yang mereka butuhkan untuk mereview aturan yang lama. Sehingga Meranti bisa mendapat kebijakan khusus dan dibolehkan memasukkan sejumlah kebutuhan dari luar negeri," ucap Aza.

Dijelaskannya, dalam rapat yang diikuti oleh pihak Beacukai, Karantina, dan instansi terkait lain itu, dibahas sejumlah titik pelabuhan di Meranti yang akan dijadikan exit poin barang maupun orang dari luar.

"Exit poin yang kita usulkan ada tiga titik, yakni pelabuhan Tanjungsamak di Kecamatan Rangsang, Telukbelitung di Kecamatan Merbau dan Selatpanjang Kecamatan Tebingtinggi," ucapnya.

Aza Faroni mengharapkan usulan Pemkab dikabulkan oleh Pusat sehingga masyarakat akan dapat lebih dimudahkan dalam mendapat pasokan kebutuhan pokok.

"Kita berharap bisa dimasukkan sejumlah barang seperti gula dan beras. Karena dengan jarak lebih dekat dengan luar begeri, tentunya kualitas dan harga yang didapatkan lebih bagus. Dibandingkan harus datang dari pulau jawa," ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, hingga saat ini Kabupaten Kepulauan Meranti masih belum mendapat izin untuk memasok barang kebutuhan atau sembako dari Tanjungbalai Karimun dan Batam Kepulauan Riau. Akibatnya harga sembako di Kota Sagu tersebut sering melambung tinggi.

(adv/hum/fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar