Walikota Zulkifli As Siap Perjuangan DHB untuk Bangun Dumai
Selasa, 22 Maret 2016 19:16 WIB
DUMAI - Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS M.Si menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) di Pekanbaru beberapa waktu lalu.
Kepala Bagian Humas Setdako Dumai Basri mengatakan, Rakor tersebut dalam rangka supervisi dan evaluasi sektor pertambangan dan energi.
Selain Walikota Dumai, rakor tersebut dihadiri Wakil Ketua KPK, Sekjen ESDM, Dirjen Migas, Dirjen Listrik, SKK Migas, BPH Migas, Gubernur Aceh, Gubernur Sumatera Utara, Gubernur Riau, Gubernur Kepri dan Bupati Walikota se Provinsi Riau dan Provinsi Kepulauan Riau. Rakor mengangkat tema Cegah Korupsi Selamatkan Sumber Daya Indonesia dan Rakyat Sejahtera.
"Melalui Rakor yang dihadiri para pemangku kebijakan di bidang energy, Pemerintah Kota Dumai sangat berharap pertemuan tersebut menghasilkan regulasi yang mengarah kepada kesejahtraan bersama," ujar Kabag Humas dan Infokom Dumai.
Pemerintah Pusat, lanjutnya, diharapkan memberikan perhatian yang serius kepada daerah yang memiliki potensi industri hilir migas, salah satunya Kota Dumai, sehingga Dumai mendapatkan Dana Bagi Hasil (DBH) yang proporsional.
Menurutnya, Dumai merupakan daerah yang cukup vital karena merupakan tempat pengolahan migas namun DBH Migas yang diberikan pemerintah pusat untuk Kota Dumai tergolong kecil. Sementara daerah penghasil mendapatkan dana bagi hasil yang lebih tinggi. Padahal Dumai memproduksi Minyak dan Gas.
"Kita minta perlakuan proporsional sebab resiko kita lebih besar. Kalau seandainya tangki Pertamina itu meledak, bisa habis Kota Dumai. Atas dasar ini kita berharap ada kebijakan Pemerintah Pusat untuk Dumai terutama terkait DBH. Karena DBH tersebut juga dimanfaatklan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Dumai," pintanya.
Diberitakan sebelumnya, 2016 Pemko Dumai hanya mendapat DBH atau dana perimbangan sebesar Rp.786 Milyar, angka tersebut turun jika dibandingkan dengan dana perimbangan 2015 yang mencapai Rp.900 Milyar akibatnya APBD Dumai 2016 mengalami penurunan.
Turunnya DBH akibat turunnya harga minyak dunia yang berdampak pada menurunnya DBH Kota Dumai. Selain anjloknya harga minyak dunia di pasaran internasional, turunya DBH untuk Kota Dumai lantaran Dumai bukan daerah penghasil tetapi daerah pengolah.
(rdk/one)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
Didukung PHR-BRGM, Produk Unggulan 10 Desa di Rohil-Siak Masuki Pasar Digital
-
Ekbis
Operasi PHR di WK Rokan Meningkat, Peluang Ekonomi Riau Terangkat
-
Ekbis
Momentum Wujudkan Kemandirian Energi Lewat Blok Rokan
-
Ekbis
Temu Media SKK Migas dan PHR WK Rokan Hadirkan Dahlan Iskan
-
Ekbis
SKK Migas-Pertamina dan Polda Riau Teken Kerjasama Pengamanan WK Rokan
-
Politik
DPRD Riau Panggil Pertamina Bahas BUMD untuk B2B di Blok Rokan

