Takut Dirazia SNI
Belasan Toko Bangunan Tutup Mendadak di Bengkalis
Rabu, 19 November 2014 15:24 WIB
BENGKALIS : Diduga untuk menghindari razia barang yang dijual belum Berstandar Nasional Indonesia (SNI), belasan toko bangunan di Kota Bengkalis mendadak tutup, Rabu (19/11/14).
Menghentikan aktivitas jual beli itu, sempat mengagetkan dan tanda tanya warga setempat yang akan membeli keperluan bahan bangunan.
"Kok pada tutup hari ini, apa sebabnya? Anehnya, hanya toko-toko bangunan saja. Mau cari pipa air gak jadi," ujar Oha, salah seorang warga Bengkalis bertanya-tanya.
Pantauan di lapangan, beberapa toko bangunan yang tutup dan biasa menyuplai kebutuhan masyarakat umum atau kepentingan proyek di daerah ini itu seperti Toko Yanmar Jaya, Timur Jaya, Riau Keramik, Sahabat Baru yang berada di Jalan Ahmad Yani.
Kemudian toko-toko bangunan yang berada di Jalan Teuku Umar seperti King Star, Bangun Jaya, Tobosima, Keramika.
Salah seorang pemilik toko bangunan enggan menyebutkan identitasnya mengatakan, bahwa menghentikan akivitas jual beli ke pelanggan itu karena memperoleh informasi akan ada razia SNI pada hari ini.
"Katanya ada razia SNI dari Pekanbaru, informasinya hari ini makanya toko tutup," ungkapnya.
Diakui pemilik toko ini, khususnya material bangunan yang dijual tidak seluruhnya memenuhi SNI, dengan alasan karena material bangunan berlisensi SNI harganya jauh lebih mahal dari harga pada barang tanpa SNI.
"Contohnya saja tempat penampungan air. Satu unit harga yang berlisensi bisa beli dua unit yang tidak berlisensi SNI. Kalau semua barang harus berlisensi SNI siapa yang mau beli. Bukan tidak mau menjual barang-barang SNI, Kami juga harus mempertimbangkan daya beli masyarakat," paparnya.
Belum diketahui secara pasti sampai kapan toko-toko bahan bangunan itu kembali dibuka dan beraktivitas normal. Seperti razia yang pernah dilakukan di Kota Tanjung Pinang, Kepri, adanya razia SNI, seluruh toko bangunan di daerah tersebut sempat tutup selama sepekan. Setelah ada jaminan dari pemerintah setempat toko kembali dibuka.
Sementara itu, pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) oleh pemerintah pusat, harga bahan bangunan sampai hari ini dikabarkan masih relatif stabil.
(dik/dik)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Pendidikan
Bupati Amril Prihatin CPNS Guru Garis Depan Minim Anak Bengkalis
-
Hukrim
Waspada, Penipuan Catut Nama Paur Humas Polres Bengkalis
-
Sosial
Plt Sekda Bengkalis Minta ASN Berikan Pelayanan Terbaik Pada Masyarakat
-
Ekbis
Bupati Bengkalis Klaim Pesta Pantai Mampu Majukan Perekonomian Rakyat
-
Traveler
Bupati Bengkalis Ajak Seluruh Komponen Lestrikan Budaya Lokal
-
Politik
Plt Sekda Bengkalis Hadiri Rapat Paripurna Laporan Reses Tahun 2017

