Harga Sembako Naik, Disperindag Dumai Langsung Survei
Rabu, 05 November 2014 18:39 WIB
DUMAI : Harga kebutuhan pokok dipasaran kian meranjak naik, Dinas Perdagangan dan Industri Kota Dumai melakukan survey kesejumlah pasar tradisional.
Hal ini diperkirakan karena semakin dekatnya hari natal dan tahun baru, ditambah dengan terjadinya bencana erupsi gunung Sinabung di kota Medan sehingga kurangnya pasokan yang didistribusi dari kota Medan.
"Memang telah terjadi kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok yang cukup signifikan. Hal ini diperkirakan karena telah mendekati dengan hari-hari besar, adanya isu kenaikan BBM, dan terjadinya bencana erupsi gunung Sinabung di kota Medan sehingga kurangnya pasokan yang didistribusi dari kota Medan," ungkap Kabid Perdagangan Disperindag, Kamaruddin, Rabu (5/11).
Beberapa kebutuhan pokok yang terjadi kenaikan diantaranya kacang tanah, cabe merah, bawang putih, tomat, wortel, dan ayam ras. Namun kenaikan harga tertinggi yakni sekitar 50% terjadi pada cabe merah dan wortel.
"Kacang tanah sebelumnya Rp.17 ribu kini Rp.20 ribu, bawang putih sebelumnya Rp.14 ribu kini Rp.16 ribu, tomat sebelumnya Rp.10 ribu kini mencapai Rp.14 ribu," katanya menambahkan.
"Ayam ras yang sebelumnya Rp.20 ribu kini Rp.23 ribu. Dan kenaikan sangat signifikan terjadi pada cabe merah yang sebelumnya Rp.50 ribu kini Rp.80 ribu. Dan wortel yang sebelumnya Rp.6 ribu kini telah mencapai Rp.14 ribu," jelasnya.
Ia menjelaskan, bahwa masalah ini dapat diselesaikan dengan menggunakan alternatif lain yaitu mengganti bahan-bahan tersebut.
Namun kenaikan tersebut tidak terjadi pada beras bulog. Karena hingga saat ini Bulog masih dikabarkan aman stock dan pemasaran.
"Lagian jika beras sudah mengalami kenaikan diatas 10%, maka bulog diminta untuk mengadakan OP sesuai hett yang telah ditetapkan pada perjanjian beberapa waktu lalu," sebutnya.
Ia juga berharap, agar kedepannya dapat lebih baik meskipun sudah mendekati beberapa hari besar. Dan untuk menangani masalah tersebut, Disperindag akan terus melakukan pantauan terhadap perkembangan harga dan stock.
(via/red)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kejari Dumai Musnahkan Barang Bukti Hasil Penanganan Perkara 2017
-
Nasional
70 Kontingen Dumai Ikuti Pawai Budaya Rakernas Apeksi di Malang
-
Sosial
50 Bidan PTT Dumai Terima SK CPNS Tahun 2017
-
Sosial
Momentum HKN 2017, Seluruh ASN Pemko Dumai Diminta Kerja Profesional
-
Lingkungan
Ratusan Anggota TNI-Polri Bersih-bersih Kampung Dalam Dumai
-
Hukrim
Penjual Martabak Tewas Mengenaskan Dalam Ruko di Dumai

