Pembangunan Jembatan Suka Damai Capai 71 Persen

Rabu, 05 November 2014 18:37 WIB
DUMAI : Pemerintah Kota Dumai terus berbenah terkait pembangunan, mulai dari daerah perkotaan hingga kawasan pedesaan. Hal ini salah satunya yaitu penggerjaan jembatan Suka Damai kelurahan Bagan Keladi Kecamatan Dumai Barat.

Untuk menjalankan pengerjaan tersebut, Dinas Pekerjaan Umum (PU) kucurkan anggaran sebesar Rp.13 miliar dengan proses penggerjaan yang sudah berjalan mencapai 71 persen. 

Jembatan yang dibangun dengan sistem Bangka Baja itu telah memasuki pemasangan tiang pancang. "Ahamdullilah, penggerjaan jembatan Suka Ramai sudah berjalan 71 persen," kata Kadis PU, Joni Amdani, Rabu (5/11/14).

Dengan penggangaran sebesar Rp13 miliar melalui APBD tahun 2014, jembatan itu dibangun dengan panjang 100 meter dan lebar sekitar 7 meter. 

Ia menerangkan bahwa, jembatan Suka Ramai yang dibangun ini memang tidak sesuai pada posisi awal dijembatan yang lama, berjarak sekitar 200 meter dari semula. Itu dikarenakan jembatan lama terdapat  banyak permasalahan seperi pembebasan lahan dan beberapa faktor lain. 

Begitu juga dengan posisi jembatan sekarang ini, sebelum penggerjaan dimulai memang ada beberapa  kendala yakni masalah hibah, namun kini permasalahan tersebut sudah selesai. Selain itu juga ada penggerjaan dijalan Wahidin, namun itu semua bisa terselesaikan. 
    
"Meskipun saat ini ada proses penggerjaan, tapi sama sekali tidak mengganggu aktivitas masyarakat yang ada disana, sebab mereka masih bisa melalui jembatan yang lama," sebutnya. 

Jhoni memprediksi bahwa jembatan tersebut akan terselesaikan  pengerjaannya di tahun 2015 mendatang."Kalau tahun ini sepertinya tidak bisa, dan sesuai anggaran Rp.13 Milyar penggerjaan dinilai sudah 71%. Sehingga pada tahun 2015 kita akan kembali ajukan pengganggarannya," ungkapnya.

"Batas penggerjaan tahun ini akan berakhir pada 25 Desember 2014 mendatang. Selain Jembatan Suka Ramai, sepanjang tahun 2014 ada lima jembatan yang telah dilakukan perbaikan oleh Dinas PU seperti jembatan Kelurahan Bumi Ayu seperti jembatan Jalan Lembaga, jembatan Jalan Merbabu, jembatan  Parit Bugis dikelurahan Pelintung dan Jembatan Dimantaim ditambah juga yang diJalan Siak itu," terangnya. 

Kalau bertanya soal berapa besar anggaran yang dikeluarkan khusus untuk perbaikan jembatan, Jhoni tidak bisa menjawab karena menurutnya ia tidak tahu pasti. Namun menurutnya untuk pemeliharaan akan dilakukan setahun sekali sesuai kondisi kerusakan.

(adi/via/red)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Lingkungan
Komentar