Baru Lahir, Bayi Dibungkus Plastik dan Dibuang
Senin, 17 Maret 2014 19:12 WIB
SUNGAI PAKNING - Warga Sungai Pakning di gegerkan penemuan bayi dalam kantong plastik dan di balut kain yang masih bernafas.
Penemuan bayi bermula seorang warga Dompas Yusar (52) bersama istrinya yang hendak pergi kekebun. “Saya bersama istri pergi ke kebun pukul 3,45 Wib, saat melintasi di parit Amat Khatib secara tak sengaja mendengar suara bayi dalam semak-semak,” kata Yusar.
Dia memangil istri dan warga untuk melihat bersama-sama di semak-semak tersebut, dan ternyata menemukan seorang bayi yang jenis kelaminnya laki-laki berbalut kain dan di masuk kedalam plastik bewarna hitam.
Lebih lanjut diceritakannya, temuan itu langsung melaporkan ke pemerintah desa dan selanjutnya membawa bayi tersebut ke Puskesmas Sungai Pakning didampingi Sekdes Dompas agar bayi tersebut mendapatkan perawatan.
Pantauan di Puskesmas Sungai Pakning dipadati oleh warga yang hendak melihat lansung bayi malang tersebut, dari mulut warga bermacam-macam omongan yang terdengar, ada yang mengatakan manusia biadab, manusia tidak bertangung jawab, bahkan ada yang mengatakan seperti binatang.
Bayi malang tersebut ditangani dokter jaga, Kepala UPTD Puskesmas Sungai Pakning Hj.Nega wati melalui Dr Dewi menjelaskan, bayi malang ini baru lahir satu 1 jam yang lalu, jenis kelamin laki-laki, berat badan 1,5 Kg, panjang 37,5 Cm,lingkaran kepala 28,5 Cm untuk saat ini bayi dalam kondisi lemah dan harus dirujuk RSUD Bengkalis untuk perawatan yang lebih intensif.
Kapolsek Bukit Batu Kompol Salsi Rais saat di hubungi membenarkan hal tersebut dan telah memerintahkan anggotanya untuk melihat TKP (tempat kejadian perkara).
“Memang benar seorang warga Dompas telah menemukan seorang bayi dalam kantong plastik di semak-semak, dan anggota kita sudah melihat ke TKP untuk peyelidikan, kuat dugaan bayi malang tersebut hasil hubungan gelap atau luar nikah, perkara ini akan kita kembangkan untuk mengungkap pelakunya,” ujar kapolsek.***(win)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal
-
Sosial
Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Perkuat Harmoni dan Persatuan
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Ekbis
Hari Buruh Internasional 2026, Prabowo Resmikan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

