Buntut Perselingkuhan, Polres Dumai Proses Kasus Polisi Tembak Istri
Minggu, 17 Januari 2016 12:09 WIB
DUMAI - Penanganan kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan oleh Brigadir Z anggota Polres Dumai terhadap istrinya tetap diproses. Meskipun sang istri yang menderita luka tembak mencabut laporannya.
Waka Polres Dumai Kompol Arief Fajar, kepada sejumlah awak media memastikan bahwa anak buahnya itu tidak akan lolos dari tindakan hukum. Sampai saat ini yang bersangkutan masih terus menjalani pemeriksaan secara intensif.
"Ya kami lihat nanti. Bisa dikenakan unsur pidana dan juga etik. Sabar ya, kita lihat hasil pemeriksaannya bagaimana. Yang jelasnya proses hukum tetap lanjut dan ini membuktikan bahwa hukum tidak memandang golongan maupun jabatan," ucapnya, Ahad (17/1/16).
Arief juga menegaskan bahwa senjata yang digunakan untuk menembak istrinya bukan senjata api. Melainkan air soft gun. Sehingga kata dia, tembakan soft gun ya, bukan senpi. Dan itu menyerempet di leher korbannya yang tidak lain adalah istrinya sendiri.
Sementara ditanya soal dugaan perselingkuhan yang memicu pertengkaran hingga berujung penembakan itu, Arief menyebut bahwa itu adalah delik aduan. Sampai saat ini Provos Polres Dumai masih mendalami dugaan itu.
"Yang jelas sudah ada koordinasi ke sana (Kejaksaan Tinggi, red). Ya begitu ya. Kita tidak bisa menyimpulkan secepat mungkin dalam kasus ini. Kami intinya masih mengembangkan kasusnya dan berkoordinasi dengan pihak terkait," paparnya.
Seperti diketahui, dugaan perselingkuhan mencuat ketika istri Brigadir Z, berinisial AZ, mendatangi Polres Dumai karena mengetahui jika sang suami tengah berada di salah satu kamar kos-kosan bersama selingkuhannya yang berada di Jalan Sidorejo, Kecamatan Dumai Selatan.
Bersama anggota, Opsnal Polres Dumai, akhirnya kamar kos yang dimaksud langsung digeledah. Ternyata benar, sang suami bersama seorang oknum PNS dari Kejari Dumai berinisial VP tengah berada di dalam kamar.
Sempat terjadi keributan antara istri Brigadir Z dan VP yang saat itu mengenakan seragam kejaksaan. Disaat ribut tersebutlah, oknum anggota Polri ini emosi dan menembak. Akibatnya, sang istri harus mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Polres Dumai.
Sedangkan untuk oknum PNS Kejari Dumai berinisial VP, saat ini sudah ditarik oleh pihak Kejaksaan Tinggi Riau. VP, yang diduga menjadi korban perselingkuhan oknum polisi itu menjalani tahap pemeriksaan atas laporan yang berkembang selama ini.
Asisten Pengawasan Kejati Riau, Jasri Umar ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa kasus tersebut saat ini tengah didalami jajarannya. "Secara tertulis, memang belum ada. Namun, permasalahan ini sudah beredar di tengah-tengah masyarakat. Di pemberitaan juga. Makanya, ini kami dalami," ungkapnya.
(rdk/rdk)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Tanda Tanda Istri Selingkuh lengkap dengan Penyebabnya
-
Hukrim
Suami Gerebek Istri Selingkuh, Adakah Pria yang Sesabar Aku?
-
Hukrim
Video Istri Selingkuh Viral Tiktok, Suaminya Sabar Banget!
-
Hukrim
Ibu Norma Risma Jadi Buruan Warganet di Media Sosial
-
Nasional
Foto Ibu Kandung Norma Rismala Viral, Begini Sosoknya
-
Hukrim
Norma Rismala Viral Usai Bongkar Suami Selingkuh dengan Ibu Mertua

