Diduga Ada Keterlibatan Oknum dalam Pelarian Edi Palembang
Senin, 01 Desember 2014 19:00 WIB
PEKANBARU : Perampok Arka Dinata alias Dina alias Edi Palembang baru berhasil ditangkap 21 hari semenjak ia menembak mati Aipda Anumerta Harianto Bahari, Senin (1/12/14) di Jakarta Barat.
Diduga ada keterlibatan oknum polisi yang memberitahukan kepada Edi Palembang untuk melancarkan pelariannya dari anggota Polda Riau dan Polresta Pekanbaru.
Dari informasi yang dirangkum, oknum yang memberikan informasi itu dari Polres Batang Hari, Polda Jambi. Namun, menurut Direktur Reskrimum Polda Riau, Kombes Pol Arif Rahman Hakim informasi itu belum bisa dipastikan dan akan dikembangkan.
"Kita akan tampung sekecil apapun informasi. Informasi itu akan kita kembangkan. Kita akan memberitahukan kepada penyidik Polda Jambi. Nantinya, kewengannya di sana," jawab Kombes Arif saat dikonfirmasi di Mapolda Riau, Senin siang.
Edi Palembang adalah seorang residivist, melakukan banyak aksi perampokan serta pembunuhan, kabur dari Lembaga Pemasyarakatan, pembunuh polisi dan lebih dua kali melarikan diri.
"Edi Palembang berhubungan dengan sindikat perampok di Sumatera Barat, Jambi, Lampung dan Jakarta," sambung Arif.
Akhirnya polisi berhasil menembak mati Edi Palembang di Kembangan, Jakarta Barat. Polisi juga mengamankan dua rekannya. Polisi mengamankan barang bukti, sepucuk senjata api rakitan jenis Revolver yang masih berpeluru, lima unit handphone dan dua dompet.
(gem/gem)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Politik
DPRD Pekanbaru Sahkan Ranperda Keuangan dan Administrasi
-
Hukrim
Kinerja Tim Saber Pungli Pekanbaru Dipertanyakan
-
Hukrim
Keributan di Rutan Sialang Bungkuk Dipicu Provokasi Napi
-
Hukrim
Tak Mau Dipindahkan, Narapidana Rutan Sialang Bungkuk Mengamuk
-
Hukrim
Pemilik Home Industri Ekstasi Tega Mengusir Istrinya di Pekanbaru
-
Kesehatan
Walikota Pekanbaru Bantah Pemberitaan Pejabat Pemko Keracunan Makanan

