• Home
  • Lingkungan
  • Harimau Sumatera Masuk Permukiman Warga Mempura, Masyarakat Diminta Waspada

Harimau Sumatera Masuk Permukiman Warga Mempura, Masyarakat Diminta Waspada

Redaksi Selasa, 10 Februari 2026 15:08 WIB
RIAUHEADLINE.COM - Seekor Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) berusia remaja menuju dewasa dilaporkan muncul di sekitar permukiman warga di RT 14/RW 14, Desa Benteng Hulu, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Provinsi Riau.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Supartono, menyampaikan pihaknya menerima laporan masyarakat terkait kemunculan harimau tersebut pada Jumat (6/2) sekitar pukul 22.00 WIB.

“Menindaklanjuti laporan itu, tim Resort Siak dari BBKSDA Riau langsung turun ke lokasi untuk melakukan mitigasi potensi konflik antara manusia dan satwa liar,” kata Supartono, Senin (9/2).

Berdasarkan hasil koordinasi dengan Babinsa dan warga setempat, diketahui bahwa pada malam hari tanggal 6 Februari 2026 sekitar pukul 20.00 WIB, seorang warga bernama Nurisam melihat bayangan mencurigakan saat menyalakan lampu kandang kambing. Bayangan itu kemudian menjauh ke semak belukar arah utara. Tim BBKSDA menemukan banyak jejak harimau di sekitar kandang.

Beberapa meter ke arah timur laut, CCTV milik warga, Dewi, merekam keberadaan harimau yang melintas pada pukul 21.30 WIB, bergerak menuju barat laut ke perkebunan PT Eks Darpari. Supartono memperkirakan harimau tersebut berusia remaja menuju dewasa dengan ukuran tanggung.

Tidak hanya itu, pada pukul 22.00 WIB, seorang pengendara mobil dari arah Buton menuju Pekanbaru sempat melihat harimau menyeberang jalan ke arah timur. Di lokasi berbeda, pemilik rumah bernama Nanang mendengar keributan di kandang ternak sekitar pukul 22.30 WIB, termasuk suara hewan yang diterkam.

“Pagi harinya, Nanang mendapati dua ekor ayam dan satu anak kucing hilang. Di sekitar lokasi ditemukan jejak kaki harimau berukuran 12 cm dan bulu ayam berserakan,” jelas Supartono.

Sejak 7 Februari, tim BBKSDA Riau memasang kamera trap untuk memantau pergerakan satwa, namun belum menangkap gambar harimau. Untuk memperluas pemantauan, satu unit kamera tambahan dipasang di lokasi baru dan tim juga menggunakan drone.

Dalam upaya pencegahan, warga dihimbau untuk menghindari aktivitas sendirian pada jam aktif harimau, memasukkan ternak ke kandang, dan menutup kandang dengan terpal atau seng untuk membatasi pandangan satwa.

“Tim kami terus memantau situasi secara intensif. Warga yang melihat satwa di sekitar pemukiman diminta segera melaporkan ke BBKSDA Riau di nomor 0813-7474-2981,” pungkas Supartono.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags BBKSDA RiauBerita Siak TerkiniHarimau Sumatera
Komentar