• Home
  • Hukrim
  • Dokter Gigi Gadung di Pekanbaru Pasang Tarif Sampai Rp16 Juta

Dokter Gigi Gadung di Pekanbaru Pasang Tarif Sampai Rp16 Juta

Kamis, 22 September 2016 15:08 WIB
PEKANBARU - Robi Sugara, dokter gigi gadungan yang tempat prakteknya digerebek Sat Reskrim Polresta Pekanbaru pada Rabu (21/09/16) sore kemarin, ternyata cukup lihai mengelabui para pasiennya.

Bermodalkan ilmu yang dipelajarinya dari jejaring sosial youtube di internet, tersangka bahkan bisa memasang tarif praktek mahal dari Rp7,5 juta sampai Rp16 juta. 

"Tarif prakteknya paling mahal bisa Rp 7,5 juta - Rp 16 juta. Tersangka buka praktek sendirian tanpa partner. Belajarnya dari youtube, tidak punya kartu PDGI dan tidak pernah terdaftar sebagai dokter gigi di PDGI," kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Toher didampingi Kasat Reskrim, Kompol Bimo Ariyanto, Kamis (22/09/16). 

Toher menuturkan, demi meyakinkan para korban sekaligus pasiennya, tersangka juga mensiasatinya dengan mempromosikan diri di akun facebook miliknya. 

Bahkan yang bersangkutan mengaku pula sebagai alumni kedokteran di Universitas Sumatera Utara serta memasang foto dengan atribut layaknya seorang dokter sungguhan. 

"Setelah dicek, tersangka tidak pernah terdaftar sebagai lulusan kedokteran USU. Hanya tamat SMA. Semua peralatan kesehatan yang digunakannya dalam membuka praktek juga dibeli dari online shop di internet," katanya. 

"Tersangka kita jerat dengan Pasal 77 Ayat 1 jo Pasal 73 ayat 2, UU No 29 Tahun 2004, tentang praktek kedokteran dengan ancaman 5 tahun penjara," bebernya. 

Diskes Belum Terima Keluhan Korban 

Di lokasi yang sama, Kasi Pelayanan Kesehatan Dasar dan Rujukan Dinas Kesehatan Pekanbaru, Fira Septiyanti menyebutkan, pasca terbongkarnya praktek dokter gigi gadungan milik tersangka di Jalan Surabaya, Kecamatan Bukit Raya kemarin, sejauh ini pihaknya belum menerima mengenai adanya laporan atau keluhan dari para korbannya. Hanya saja, ia menegaskan pihaknya tetap menindaklanjuti pengungkapan tersebut. 

"Sejauh ini belum ada (keluhan korban), tapi temuan praktek dokter gigi gadungan itu pasti kita tindaklanjuti agar kedepannya tidak ada lagi praktek ilegal serupa yang mengatasnamakan profesi kedokteran," tutupnya.

(rdk/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar