• Home
  • Hukrim
  • Keluarga Tiga Pelaut di Meranti Hilang Hentikan Pencarian

Keluarga Tiga Pelaut di Meranti Hilang Hentikan Pencarian

Rabu, 07 Januari 2015 19:05 WIB
MERANTI : Akhirnya pencarian tiga awak Kapal Motor (KM) yang hilang di perairan Selat Malaka sejak beberapa pekan lalu dihentikan oleh pihak keluarga korban.

Namun koordinasi dengan berbagai pihak masih tetap terus berlanjut dengan harapan sewaktu-waktu informasi keberadaan tiga pelaut tersebut bisa di dapatkan.

Demikian diungkapkan soleh salah satu pihak keluarga korban Drs Idris Syamsudin, kepada sejumlah wartawan, Rabu (7/1) kemarin. 

Menurutnya meskipun pencarian terhadap tiga pelaut  yang hilang di perairan Selat Malaka tersebut dihentikan, namun  koordinasi akan tetap dilakukan dengan para pelaut yang selalu berlayar ke Malaysia di jalur hilangnya ketiga pelaut tersebut.

"Berkoordinasi dengan para nelayan yang mencari ikan di sekitar selat malaka dan berbagai pihak lainnya, termasuk dengan pihak kepolisian juga terus dilakukan," ujarnya.

"Kita sudah pasrah menerima takdir yang menimpa terhadap pelaut tersebut. Kalau meninggal mudah-mudahan bisa tenang, Kalaupun masih hidup  mudah-mudahan bisa selamat," kata Idris kepada riauheadline.com

Dikatakan Idris  keluarga korban di Pulau Merbau bahkan  sudah melaksanakan shalat hajat secara pribadi dan berjamaah di masjid, membaca yasin, melakukan shalat ghaib. "Kenduri pun sudah kita lakukan," ujar nya

Sebelumnya dilaporkan bahwa ketiga penumpang kapal yang membawa teki  melakukan perlayaran ke Malaysia sejak, Senin (22/12/2014) malam sekitar pukul 22.00 WIB. 

Sekitar pukul 10.00 wib pagi Selasa (23/12/2014) salah satu penumpang kapal Iskandar menghubungi pihak keluarganya di Kuala Merbau untuk mengabarkan bahwa mereka waktu itu akan segera memasuki alur kapal tangker (laut lepas yang menjadi jalur pelayaran kapal-kapal tangker, red). 

Setelah memberi kabar tersebut, ketiganya tidak lagi bisa dikontak. "Seharusnya jika kapal selamat dalam pelayaran, setelah 2-4 jam masuk alur kapal, pelaut itu akan tiba di Johor," kata Idris.

Sementara itu Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi saat dikonfirmasi, Rabu (7/1) mengaku bahwa walaupun memang pencarian diberhentikan, namun tetap saja koordinasi tetap dilakukan sebagai upaya pencarian. Upaya koordinasi yang dilakukannya mulai dengan Interpol, Duta Besar, nelayan dan lainnya.

"Walaupun pencarian dilaut dihentikan, tetapi tetap saja kita akan berusaha melakukan pencarian dengan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak. Sehingga jika adanya informasi mengenai ketiga pelaut tersebut maka akan langsung ditindaklanjuti," terang Kapolres. 

(fan/fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Hukrim
Komentar