Korupsi Baju Koko Pemkab Kampar, Jaksa Periksa Tersangka Asril Jasda
Selasa, 14 Oktober 2014 13:36 WIB
PEKANBARU - Asril Jasda, tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan baju koko di Pemkab Kampar, menjalani pemeriksaan di Kejati Riau, Selasa (14/10/14) pagi.
Sebelumnya, mantan Kabag Administrasi Pembangunan dan Data Elektronik Setdakab Kampar itu sempat mangkir dan dilakukan beberapa kali pemanggilan ulang. Ia menjalani pemeriksaan di ruang Pidsus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau.
Sementara seorang rekannya yang juga tersangka dalam kasus yang sama Firdaus, Direktur CV Mulya Raya Mandiri, hingga saat ini masih belum memenuhi panggilan penyidik
Kasi Penkum dan Humas Kejati Riau Mukhzan, SH, kepada Riauterkini.com siangnya mengatakan, tersangka Asril Jasda datang memenuhi panggilan penyidik dan menjalani pemeriksaan melengkapi berkas penuntutannya.
Seperti diketahui, pada Juli 2013 lalu, Kejati Riau menetapkan Asril Jasda dan Firdaus, sebagai tersangka kasus yang menelan anggaran sebesar Rp2,4 miliar tersebut. Sejak awal, pengadaan baju koko yang digagas Bupati Kampar tersebut, disebut-sebut sebagai kegiatan sosial yang sarat dengan kontroversi.
Kegiatan itu mencuat ke publik ketika hampir seluruh camat di Kabupaten Kampar secara serentak mendatangi DPRD Kampar. Mereka kompak meminta agar dianggarkan dana pengadaan baju koko.
Karena menurut Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2012 tentang Perubahan Kedua terhadap Peraturan Presiden Nomor 52 Tahun 2010 tentang pengadaan barang atau jasa pemerintah, pada Pasal 39, pengadaan barang yang sejenis harus disentralisasikan pengerjaannya. Artinya, tidak bisa dipecah dan harus dikerjakan oleh instansi otoritas.***(har)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Polwan Polda Riau Hadirkan Klinik Apung di Sungai Duku
-
Maritim
HUT ke-81 TNI Angkatan Laut, Lanal Dumai Gelar Ziarah Pahlawan
-
Olahraga
Haornas 2026, Riau Belum Siapkan Kegiatan Olahraga Besar
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo

