• Home
  • Hukrim
  • Masyarakat Pekanbaru Minta Tutup Panti Pijat Jondul

Masyarakat Pekanbaru Minta Tutup Panti Pijat Jondul

Jumat, 01 Mei 2015 18:23 WIB
MasyarakatTenayan raya Kota Pekanbaru yang berasal dari majelis taklim dan ormas di kecamatan tersebut meminta walikota segera menutup panti pijat di Jondul. (Riauposco)
PEKANBARU - Tutup Jondul!...tutup Prostitusi!...teriakan masayarakat dari seluruh  elemen yang berasal dari majelis taklim, ormas  yang  ada di Kecamatan Tenayan raya  membuat gempar masyarakat di sekitar Perumahan Jondul , Jumat siang (1/5/2015).

Ya, berbagai mejelis taklim di Kecamatan Tenayanraya beserta ormas di daerah Rejosari melakukan aksi  turun ke jalan menggelar aksi demo dan menuntut pemerintah kota segera menutup prostitusi yang berkedok panti pijat tradisional di Jondul.

Pantauan di lapangan selain ormas juga terlihat turun  MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kecamatan, Tenayan raya.Masyarakat yang sudah jengah dengan prostitusi terselubung ini berteriak dan membentang spanduk  yang bertuliskan 

''Masyarakat Tenayan Raya Bersatu Tolak  keberadaan Panti Pijat di  Kawasan Jondul Rejosari'' 

H Abdul Rahman Camat Tenayanraya yang juga merupakan tokoh kecamatan menuturkan aksi demo menolak keberadaan panti pijat ini para demonstran menuntut agar wali kota segera menutup kegiatan di panti pijat berkedok prostitusi terselubung.

Selain teriakan-teriakan ''Allahuakbar....Allahuakbar pendemo juga melakukan doa bersama sebelum melanjutkan lagi aksinya.selesai berdoa para pendemo langsung melakukan lagi orasinya dengan mengelilingi daerah Jondul .

Para pendemo  mengancam akan membawa massa lebih besar lagi  jika permintaan mereka tidak diindahkan oleh penduduk perumahan Jondul Kelurahan Rejosari.

(rdk/rpc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags PekanbaruPorno
Komentar