Pendemo Tuding BKD Riau Sarang Jual-beli Jabatan
Rabu, 25 September 2013 20:02 WIB
PEKANBARU, RIAUHEADLINE.COM- Puluhan aktivis Satuan Pelajar Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) menggelar aksi demonstrasi damai di kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau di Jalan Cut Nyak Dien, Rabu (25/9/13).
Dalam orasinya, Koordinator Aksi meminta Badan Pertimbangan Jabatan dan Pangkat (Baperjakat) Provinsi Riau mengkaji ulang dan membatalkan mutasi pejabat eselon II yang baru-baru ini dilakukan.
Sebab dalam mutasi yang dilakukan terjadi indikasi jual beli jabatan. Apalagi dalam pasal 12 Undang-undang Pokok Kepegawaian disebutkan bahwa PNS yang dimutasi dalam jabatan struktural dan pangkatnya masih satu tingkat di bawah jabatan terendah untuk jabatan itu.
"Salah satu contoh yang nyata adalah Kepala Dinas (Kadis) yang baru dilantik adalah Nizhamul yang dulunya menjabat sebagai Kabag Umum Eselon IIIa Golongan III d pindah menjadi Kepala Kasat Satpol PP dengan Eselon IIb yang seharusnya masuk dalam Golongan IVa Senior. Di sini terdapat indikasi pemalsuan golongan dari Golongan IIId dipalsukan menjadi IVa," tuturnya.
Saat dimutasikan menjadi Kadis Perindag Riau, imbuh Lois, Nizhamul seharusnya Golongan IVb Senior naik ke Golongan IVc. Sedangkan Golongan Nizhamul saat ini IVa dan baru akan naik menjadi IVb per tanggal 1 Oktober nanti.
"Bagaimana mungkin Bapak Nizhamul SE MM bisa dilantik 12 September lalu sedangkan golongannya baru akan naik per 1 Oktober 2013 esok," tuturnya.***(son)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal
-
Sosial
Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Perkuat Harmoni dan Persatuan
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Ekbis
Hari Buruh Internasional 2026, Prabowo Resmikan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan

