Kolam Renang Makan Korban
Pertamina Dumai dan Guru Pembimbing Harus Dapat Sanksi Tegas
Selasa, 09 Februari 2016 16:15 WIB
DUMAI - Kasus tenggelamnya murid SMPN 3 Dumai, Siti Azzahra di kolam renang Sasana Mitra milik PT. Pertamina RU II Dumai mendapat tanggapan serius dari kalangan masyarakat Dumai. Dalam kasus ini Pertamina Dumai selaku pemilik kolam renang harus mendapatkan sanksi tegas.
"Ini menyangkut nyama dan kenapa petugas yang dipekerjakan untuk menjaga kolam renang tidak begitu respon dengan orang yang sedang menggunakan fasilitas kolam renang itu. Jelas ini ada dugaan unsur kelalaian petugas pengawas kolam renang," ujar Ganda Jaya, seorang warga Dumai, Selasa (9/2/16).
Selain itu Pertamina, pihak sekolah juga harus mendapatkan sanksi tegas dari Dinas Pendidikan Kota Dumai. Sebab terlalu lengah untuk melakukan pengawasan terhadap anak didiknya yang sedang menjalankan latihan renang bagian dari mata ajaran dari sekolahan.
"Harusnya guru pembimbing ada dilokasi kejadian untuk melakukan pengawasan terhadap anak didiknya yang sedang latihan renang. Ini ada indikasi dugaan kelengahan guru pembimbing untuk melakukan pengawasan terhadap korban bersama teman-teman lainnya latihan renang," ujarnya.
Sedangkan orang tua korban, Nofriyanto mengungkapkan rasa sedih dan kecewa atas meninggalnya putri tunggalnya Siti Azzahra, di kolam renang milik PT. Pertamina RU II Dumai tersebut. Bahkan beliau meminta guru pembimbing untuk diberi hukuman yang setimpal.
Nofriyanto yang bekerja di Sekretariat DPRD Kota Dumai ini mengaku kesal atas kejadian tenggelamnya putri tunggalnya tersebut yang diduga akibat tidak adanya pengawasan dari Ruli yang merupakan guru pembimbing di SMP 3 Bukit Jin Dumai tersebut.
Dirinya mengaku memberi izin kepada anaknya untuk mengikuti pelajaran ekstrakulikuler yang dilaksanakan di kolam renang milik PT Pertamina RU II Dumai. "Anak saya diberi izin untuk berenang, bukan untuk meninggal di kolam renang itu," ucap dia sembari berlinang air mata.
Dia juga menjelaskan berdasarkan informasi yang diterimanya, guru pembimbing hanya mengantar siswa dan siswi SMPN3 sampai dikolam renang. "Sudah diantar anak-anak ke kolam renang, dia entah dimana, saya mau dia (red,Ruli) ditangkap dan diberi hukuman yang sesuai," tegasnya.
(rdk/one)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
SEBARAN 4.0, Perwira Kilang Pertamina Dumai Ajak Anak Yatim Belanja Baju Lebaran
-
Ekbis
Management Walkthrough & Safari Ramadhan Direksi Pertamina Drilling
-
Ekbis
Bulan K3 2025, Kilang Dumai Komitmen Keselamatan Kerja dan Keberlanjutan Lingkungan
-
Lingkungan
Pertamina Drilling Tanam 1.000 Pohon Mangrove di Pesisir Jakarta Utara
-
Nasional
Ini Alasan Presiden Jokowi Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila di Blok Rokan
-
Ekbis
Usai Isi Biosolar, 23 Mobil Mitsubishi Pajero Mati Mendadak di Dumai

