• Home
  • Hukrim
  • Polda Riau Minta Maaf Atas Penyerangan Oknum Polisi ke Kantor Satpol PP

Polda Riau Minta Maaf Atas Penyerangan Oknum Polisi ke Kantor Satpol PP

Selasa, 01 Desember 2015 19:50 WIB
PEKANBARU - Pihak Kepolisian Daerah (Polda) Riau melalalui Direktur Sabhara Kombes Tumpal Manik menyampaikan permohanan maaf terhadap korban, keluarga korban dan masyarakat umum pasca terjadinya aksi sponstan pengeroyokan yang dilakukan anggotanya terhadap 3 anggota Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) Kota Pekanbaru.

"Tadi pagi, kami telah menyembezuk korban di rumah sakit. Di kesempatan tersebut, kami sudah menyampaikan permohonan maaf,'' tuturnya didampingi Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo, SIK, MM saat ekspose di salah satu restoran, Selasa (1/12/15).

T Manik berjanji akan menindak tegas anggotanya yang jika nanti terbukti bersalah melakukan penyerbuan kepada kantor Satpol PP Kota Pekanbaru, dini hari tadi. Akibat penyerangan yang dilakukan puluhan anggota Sabhara Polda Riau, 3 anggota Satpol PP dilaporkan babak belur dan dirawat di salah satu rumah sakit swasta.

Dir Sabhara Polda Riau menyebut aksi itu dipicu kejadian sepele. Bermula dari perlakuan anggota Satpol PP ke anak buahnya. "Ya awalnya begitu, anggota saya mengaku diperlakukan seperti itu. Kerah bajunya ditarik, mereka (Satpol PP) jumlahnya banyak, kemudian anggota saya memanggil teman-temannya," terang Tumpal.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa itu bermula ketika Satpol PP Kota Pekanbaru mengamankan sepasang muda-mudi. Mereka dibawa ke kantor yang berada di Komplek Perkantoran Walikota Pekanbaru. Tak lama kemudian datang anggota Sabhara Polda Riau yang mengaku sebagai kerabat dari muda-mudi tersebut. Anggota polisi tadi berniat melepaskan saudaranya.

Bukannya mendapat sambutan baik, polisi yang belum diketahui identitasnya itu malah dimintai kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu tanda anggota (KTA) kepolisian. Mereka terlibat pertengkaran hingga akhirnya seorang anggota Satpol PP menarik kerah baju anggota Polisi. Anggota polisi mengaku hendak dikeroyok beberapa anggota Satpol PP.

Tak berselang lama, puluhan anggota Sabhara lainnya yang memakai baju dinas dan sepeda motor dinas. Mereka langsung memukul anggota Satpol PP yang berada di lokasi. Beberapa oknum polisi juga memecahkan kaca tempat Satpol PP bertugas.

Akibat penyerbuan ini, anggota Satpol PP bernama Nofriadi Eka Putra mengalami luka memar pada pipi dan tangan. Sementara rekannya, Yulfedri dan Nuryahya mengalami luka memar serta kening bengkak, tangan dan kaki memar akibat benda tumpul. Ketiganya langsung dilarikan ke Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru.

(rdk/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar