Polisi Bubarkan Paksa Demo di Kantor Bupati Kampar
Senin, 16 Juni 2014 17:29 WIB
BANGKINANG - Aparat kepolisian terpaksa menembakkan water canon, untuk membubarkan massa saat digelarnya aksi demo ratusan mahasiswa yang mengatasnamakan diri Gerakan Rakyat Kampar (Gerak) didepan gerbang Komplek Kantor Bupati Kampar Senen siang (16/6/14).
Suasana sempat mencekam massa sempat membalas dan melempari aparat dengan batu dan botol aqua.
Hal ini dipicu karena massa berusaha menarik kawat berduri yang dipasang aparat persis digerbang komplek Kantor Bupati dan Gedung DPRD Kampar.
Beberapa kali massa ini berhasil menarik kawat berduri agar mereka bisa masuk untuk bertemu anggota DPRD Kampar, bahkan aparat kepolisian berulang ulang kali pula mengingatkan agar massa tidak melakukan aksi anarkis.
Aksi demo yang digelar Gerak ini sama dengan aksi beberapa waktu lalu menuntut agar pelaku pemukulan yang di alami Nur Asni segera diadili.
Sampai berita ini naik aksi demo masih berlangsung aparat kepolisian masih tetap berjaga-jaga dan dilokasi terlihat juga Kapolres Kampar AKBP Ery Apriyono sementara massa terus saja melakukan orasi.***(man)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal
-
Sosial
Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Perkuat Harmoni dan Persatuan
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Ekbis
Hari Buruh Internasional 2026, Prabowo Resmikan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan

