Polisi Kembangkan Kasus Siswi Tewas Tenggelam di Kolam Renang Pertamina Dumai
Selasa, 09 Februari 2016 16:45 WIB
DUMAI - Kasus tenggelamnya murid SMPN 3 Dumai Siti Azzahra di Kolam Renang Sasana Mitra milik PT. Pertamina RU II Dumai, masih dalam pengembangan pihak kepolisian sektor Dumai Barat.
Bahkan pihak Polres Dumai Barat hingga kini belum bisa memastikan adanya unsur kelalaian dalam insiden siswi tenggelam di Kolam Renang Sasana Mitra, Kompleks Pertamina Bukit Datuk Dumai, Selasa (9/2/16) pagi.
Pihak kepolisian masih menyelidiki lebih lanjut kejadian ini. Maka pihak kepolisian akan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Seperti guru dan juga pengawas di kolam renang. Sehingga bisa diketahui kronologis pasti dari insiden tersebut.
"Kita masih belum bisa memastikan adanya unsur kelalaian. Sebab terlalu dini untuk mengambil kesimpulan. Kita sejauh ini masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi mata dilokasi kejadian," ujar Kapolsek Dumai Barat, Kompol Sasli Rais.
Selain itu, pihak kepolisian sudah mendapatkan hasil visum sementara. Pada jasad korban tidak di dapati luka memar. Namun bibir korban membiru, ada dugaan karena korban kehabisan nafas saat di dalam air. "Kita akan kumpulkan bukti dan keterangan lebih dulu," ujarnya.
Dijelaskannya, nantinya baru bisa disimpulkan insiden ini murni kecelakaan atau ada unsur kelalaian. Bahkan pihaknya juga langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pasca insiden tenggelamnya siswi SMPN 3 Kota Dumai tersebut.
Siswi bernama Siti Azzahra ini meninggal di Kolam Renang Sasana Mitra, Kompleks Pertamina Bukit Datuk, Kota Dumai. Jasad korban ditemukan di dasar kolam sedalam 3 meter. Proses olah TKP dilakukan secara tertutup. Pihak kepolisian bahkan sudah memasangi garis polisi, agar TKP tetap steril.
Sedangkan orang tua korban, Nofriyanto mengungkapkan rasa sedih dan kecewa atas meninggalnya putri tunggalnya Siti Azzahra, di kolam renang milik PT. Pertamina RU II Dumai tersebut. Bahkan beliau meminta guru pembimbing untuk diberi hukuman yang setimpal.
Nofriyanto yang bekerja di Sekretariat DPRD Kota Dumai ini mengaku kesal atas kejadian tenggelamnya putri tunggalnya tersebut yang diduga akibat tidak adanya pengawasan dari Ruli yang merupakan guru pembimbing di SMP 3 Bukit Jin Dumai tersebut.
Dirinya mengaku memberi izin kepada anaknya untuk mengikuti pelajaran ekstrakulikuler yang dilaksanakan di kolam renang milik PT Pertamina RU II Dumai. "Anak saya diberi izin untuk berenang, bukan untuk meninggal di kolam renang itu," ucap dia sembari berlinang air mata.
Dia juga menjelaskan berdasarkan informasi yang diterimanya, guru pembimbing hanya mengantar siswa dan siswi SMPN3 sampai dikolam renang. "Sudah diantar anak-anak ke kolam renang, dia entah dimana, saya mau dia (red,Ruli) ditangkap dan diberi hukuman yang sesuai," tegasnya.
Sedangkan menurut pengakuan teman korban tenggelam, Zahra sempat histeris memanggil pengawas kolam renang untuk menolong Siti Azzahra yang tenggelam di Kolam Renang Sasana Mitra milik PT. Pertamina RU II Dumai.
Pada saat dirinya dan rekan-rekan serta guru pembimbing hendak menyelamatkan Siti Azahra, dia sempat panik meminta bantuan dari pihak kolam renang. "Kami sudah teriak-teriak meminta tolong, tetapi mereka lama kali sampainya," terang Zahra di rumah duka.
Dijelaskannya, bahwa pada saat kejadian yang hanya menolong dan menyelam di kolam yang berkedalaman 3 meter tersebut hanya guru pembimbing yang bernama Ruli. "Pak Ruli sulit membawa dia keatas, makanya kami teriak-teriak memanggil pengawas kolam renang, mereka tidak ada di dekat kolam renang," terangnya.
Sebelum kejadian tersebut, Zahra menjelaskan bahwa dirinya bersama dengan rekan-rekan lainnya sempat berfoto selfi dengan korban. "Cuma foto-foto ini yang menjadi kenangan kami sama Siti Azahra," akhirnya.
(rdk/one)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
SEBARAN 4.0, Perwira Kilang Pertamina Dumai Ajak Anak Yatim Belanja Baju Lebaran
-
Ekbis
Management Walkthrough & Safari Ramadhan Direksi Pertamina Drilling
-
Ekbis
Bulan K3 2025, Kilang Dumai Komitmen Keselamatan Kerja dan Keberlanjutan Lingkungan
-
Lingkungan
Pertamina Drilling Tanam 1.000 Pohon Mangrove di Pesisir Jakarta Utara
-
Nasional
Ini Alasan Presiden Jokowi Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila di Blok Rokan
-
Ekbis
Usai Isi Biosolar, 23 Mobil Mitsubishi Pajero Mati Mendadak di Dumai

