3 Pelaku Dihadiahi Timah Panas
Polres Dumai Tangkap Gembong Curanmor Bersaudara
Kamis, 15 Januari 2015 10:18 WIB
DUMAI : Aparat polisi berhasil menangkap gembong curanmor bersaudara di Jalan Siak, Kelurahan Pangkalan Sesai, Kecamatan Dumai Barat. Tiga pelaku berhasil dihadiahi timah panas oleh polisi karena mencoba kabur.
Lima pelaku curanmor yang merupakan kakak beradik asal Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir ini sudah cukup meresahkan masyarakat di dua daerah yaitu Dumai dan Rokan Hilir.
Kapolres Dumai AKBP Tonny Hermawan, ketika dikonfirmasi mengatakan, bahwa lima pelaku pencuri sepeda motor ini masing-masing memiliki peran dalam menjalankan aksinya.
"Lima pelaku curanmor bersaudara yang berhasil kita tangkap itu diantaranya, Eli (38) Nanang (30) Hendri (30) Ichad (29) dan Inur (35)," ungkap Kapolres Dumai, kepada riauheadline.com, Kamis (15/1/15).
Lima pelaku curanmor ini, kata Tonny Hermawan, sudah lama menjalankan aksinya. Setidaknya 70 sepeda motor berhasil mereka bawa kabur dari hasil kejahatan di Kota Dumai maupun dari Rokan Hilir.
"Sudah banyak hasil yang mereka lakukan. Mereka ini pelaku yang sangat piawai dalam menjalankan aksinya. Modal untuk menjalankan aksinya, mereka menggunakan kunci T," jelas mantan Kapolres Rohil.
Kemudian pada penangkapan berlangsung, kata dia, pihaknya berhasil menyita belasan barang bukti sepeda motor hasil curian dari rumahnya. Bukan itu saja, pihaknya juga melakukan pengembangan barang bukti di Kecamatan Kubu, Rokan Hilir.
"Mereka tidak lagi bisa mengelak saat ditangkap petugas. Barang bukti sepeda motor tersusun rapi di rumahnya di Jalan Siak. Dari hasil pengakuan, barang bukti curian dijual di Kubu, Rokan Hilir," jelasnya.
Selanjutnya, dalam keterangan masing-masing tersangka, pimpinan dalam menjalankan aksi kejahatan ini bernama Eli, yang merupakan anak tertua di keluarga mereka. Bahkan Eli sendiri mendapatkan bagian paling besar.
"Ranmor di jual dengan harga berkisar Rp1.5 juta sampai dengan Rp2 juta perunitnya. Lalu sebagai pimpinan kelompok, Eli mendapat bagian lebih besar. Sedangkan pelaku yang disebut pemetik, mendapat bagian Rp300," ungkap Tonny.
Diakhirinya, kini lima pelaku curanmor bersaudara ini diamankan di Mapolres Dumai berikut barang bukti belasan sepeda motor. Tersangka terancam pidana minimal 5 tahun penjara, sebab para tersangka melanggar pasal 363 KUHP.
Kami Tidak Menyangka Mereka Pencuri
Aksi curanmor bersaudara di mata tetangganya di Jalan Siak ini rupanya sudah sejak lama diketahuinya. Namun sebagian warga juga tidak mengetaui jika sepeda motor yang ada di dalam rumah pelaku itu merupakan hasil curian.
Warga yang tinggal di RT 09, Jalan Siak, Kelurahan Pangkalan Sesai Kecamatan Dumai Barat itu langsung heboh dengan adanya penangkapan pelaku curanmor yang merupakan kakak beradik tersebut.
"Kami terkejut ketika ada polisi berseragam lengkap saat menangkap mereka. Soal dari tiga pelaku sudah pincang karena ditembak polisi," jelas warga setempat kepada riauheadline.com, pagi ini.
Masyarakat yang tinggal dekat rumah pelaku curanmor itu berharap kepada pihak kepolisian untuk menghukum tersangka seberat-beratnya. Karena, tidakkan yang dilakukan tersangka ini sudah menyusahkan korbannya.
"Kalau perlu di hukum mati atau ditembak mati. Soalnya ini sudah meresahkan dan menyusahkan masyarakat yang menjadi korbannya. Jalan ditoliler lagi kasus ini, hukum mereka seberat-beratnya," ujar pria berpawakan tegap ini.
Bahkan orang tua pelaku sendiri tidak mengetahuinya jika puluhan sepeda motor yang berada di dalam rumah itu hasil curian yang dilakukan anaknya selama ini. "Saya tidak tau kalau itu hasil curian," ujar singkap perempuan paruh baya ini.
(adi/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kejari Dumai Musnahkan Barang Bukti Hasil Penanganan Perkara 2017
-
Nasional
70 Kontingen Dumai Ikuti Pawai Budaya Rakernas Apeksi di Malang
-
Sosial
50 Bidan PTT Dumai Terima SK CPNS Tahun 2017
-
Sosial
Momentum HKN 2017, Seluruh ASN Pemko Dumai Diminta Kerja Profesional
-
Lingkungan
Ratusan Anggota TNI-Polri Bersih-bersih Kampung Dalam Dumai
-
Hukrim
Penjual Martabak Tewas Mengenaskan Dalam Ruko di Dumai

