Buru Pelaku Pembunuhan Istri di Hutan Bakau
Polres Meranti Tambah Personel ke Pulau Padang
Sabtu, 04 April 2015 15:03 WIB
MERANTI - Untuk memburu terduga pelaku pembunuhan Zainah, Polres Meranti menambah personelnya hingga dalam hutan bakau Pulau Padang.
Polres Kepulauan Meranti, Sabtu (4/4/15) pagi tadi menambah jumlah personil untuk membantu Polsek Merbau dalam fokus memburu Pelaku pembunuhan Zainah (50) di Wilayah Pulau Padang, Kecamatan Merbau.
"Kami belum dalami lagi, pihak kita masih konsentrasi memburu pelaku, semoga cepat tertangkap, agar tidak menimbulkan keresahan keluarga dan warga," kata Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, Sabtu (4/4/15).
Sementara Kapolsek Merbau AKP Syahruddin Tanjung, menjelaskan untuk pelacakan pelaku, pihak Kepolisian akan melakukan penyisiran ke 3 titik wilayah hutan bakau dan daratan Pulau Padang hingga ke sebrang Desa Tanjung Peranap, Tebingtinggi Barat.
Ketiga titik lokasi pencarian itu yakni, titik pertama di wilayah Kampung Balak Desa Tanjung Peranap dengan melibatkan personel gabungan Polsek Tebingtinggi Barat, titik kedua dipimpin langsung Kapolsek Merbau bersama personel Polres dan Polsek melakukan penyisiran lewat pantai.
Sementara di titik ketiga, personel Polsek dan Polres serta warga masyarakat Desa Anak Kamal melakukan pencarian terhadap pelaku dengan cara segaris dengan berinfantri atau berjalan kaki.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Zainah (50), Jum'at (3/4/15) siang kemarin ditemukan tewas bersimbah darah dengan wajah terbenam di pantai hutan bakau Pulau Padang, tepatnya di Sungai Induk Kamal Desa Meranti Bunting Kecamatan Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti.
Ibu delapan anak ini diketahui asal Desa Tanjung Kulim. Kuat dugaan ia tewas dibunuh Ali (55) yang tak lain adalah suaminya sendiri dengan menggunakan kampak saat pergi bersama menebang kayu di lokasi tersebut.
Ali merupakan warga Desa Tanjung Peranap (Kampung Balak) Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kepulauan Meranti.
(rdk/fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Penjual Martabak Tewas Mengenaskan Dalam Ruko di Dumai
-
Sosial
Wabup Meranti Hadiri Peringatan Ke-71 Bhayangkara dan Sunatan Massal
-
Hukrim
Usai Kencan, Seorang Pasangan Gay Tewas Bersimbah Darah di Dumai
-
Hukrim
Keluarga Korban Kecewa Terdakwa Kasus Meranti Berdarah Divonis 1 Tahun 6 Bulan
-
Hukrim
Seorang Pemuda Bunuh Ibu Angkat dan Mayatnya Dibuang ke Sungai di Inhu
-
Hukrim
Tiga Pelaku Mutilasi di Bengkalis Sebelum Habisi Korban Pesta Sabu

