• Home
  • Hukrim
  • Polsek Dumai Barat Belum Sipulkan Pemicu Ledakan Toko Bangunan SCN

Dua Korban Luka Cukup Parah

Polsek Dumai Barat Belum Sipulkan Pemicu Ledakan Toko Bangunan SCN

Minggu, 30 Agustus 2015 22:23 WIB
Sejumlah masyarakat melihat kondisi bangunan toko yang berantakan pasca musibah ledakan dan menimbulkan dua korban luka yaitu pemilik Toko SCN bernama Anton dan satu pekerja di Jalan Syeh Umar, Kelurahan Pangkalan Sesai, Dumai Barat.
DUMAI - Jajaran Polsek Dumai Barat hingga saat ini belum bisa menyimpulan pemicu ledakan yang terjadi di Toko Bangunan SCN, Jalan Syeh Umar, Kelurahan Pangkalan Sesai, Kecamatan Dumai Barat, hingga memakan dua korban luka-luka.

Kapolsek Dumai Barat Kompol Salsi Rais, kepada awak media membenarkan adanya insiden ledakan yang terjadi di Toko Bangunan SCN. Namun untuk penyebabnya sendiri, pihaknya belum bisa menyimpulkan, karena korban belum bisa dimintai keterangan.

"Benar ada kejadian ledakan. Cuma kita belum bisa memastikan penyebabnya dari mana. Sekarang anggota kita masih melakukan penyelidikan di lokasi bersama dengan petugas dari Satreskrim Polres Dumai," jawab Salsi Rais, kepada media, Ahad (30/8/15).

Sedangkan menurut infomrasi yang berhasil dirangkum pihak kepolisian dari masyarakat sekitar, ledakan cukup kuat itu diduga berasal dari tabung gas elpiji 12 kilogram. Pasalnya, Toko Bangunan SCN bersebelahan dengan penampungan gas elpiji 12 kilogram.

"Kalau keterangan dari masyarakat sekitar dugaanya adalag gas elpiji, tapi kita tidak bisa menyimpulkan begitu saja dan tentu kita akan meminta keterangan dari pemiliknya. Saat ini pemilik toko itu sedang dirawat di RSUD Kota Dumai," jelasnya.

Sebagai data tambahan, bahwa terjadi ledakan cukup kuat yang berasal dari Toko Bangunan SCN hingga menelan korban luka-luka cukup parah. Satu dari dua korban itu yang diketahui namanya Anton, pemilik Toko Bangunan SCN mengalami luka paling parah.

"Anto pemilik toko bagian mata mengucurkan darah segar pasca ledakan terjadi. Kulitnya mengelupas dan tergantung seperti luka bakar. Kami saja melihatnya cukup mengerikan. Saat kejadian korban berada di dalam toko," ujar Ana, warga sekitar yang melihat kejadian itu.

Pasca kejadian itu juga, terlihat kondisi dinding bangunan toko roboh, plafon runtuh berserakan. Kejadian naas itu spontan mengundang ratusan masyarakat sekitar untuk melihat dan memberikan pertolongan kepada kedua korban yang berada di dalam toko.

Kini lokasi Toko Bangunan SCN sudah dipasangi garis polisi dalam rangka memudahkan petugas melakukan indentifikasi guna mengungkap pemicu ledakan yang menelan dua korban luka-luka. Polisi terus mengembang informasi guna mengungkap kasus ini dari masyarakat sekitar.

(adi/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar