Polsek Siak Hulu Sempat Tolak Laporan Hilangnya Angelika
Senin, 28 Maret 2016 19:55 WIB
PEKANBARU - Laporan hilangnya Angelika Boru Pardede sempat ditolak Polsek Siak Hulu, Kabupaten Kampar. Alasan Kepolisian saat itu, Angelika belum hilang selama 24 jam.
"Sempat ditolak dengan alasan belum 1x24 jam," kata ayah bocah 11 tahun itu, Salomon Pardede kepada wartawan di Mapolda Riau, Senin (28/3/2016).
Meski akhirnya diterima setelah 1x24 jam, Salomon tetap kecewa dengan kinerja penyidik Kepolisian di Siak Hulu. Hingga 2 pekan sejak anaknya hilang, pelakunya juga belum ditemukan.
"Apalagi saat ditemukan, anak saya sudah tulang-belulang," kata Salomon Pardede.
Salomon menceritakan, Angelika sebelum hilang sempat pamit dari rumahnya untuk meminjam buku dari temannya, sekitar pukul 15.00 WIB, tanggal 9 Maret 2016.
Hanya saja, Angelika tidak menyebut siapa teman yang ditemuinya. Hingga pukul 18.00 WIB, korban tak kunjung pulang. Kerisauan mulai menyelubungi Salomon dan keluarganya.
Salomon dan tetangganya melakukan pencarian. Tak membuahkan hasil, Salomon melapor ke Kepolisian. Di Polsek, laporannya tidak diterima dengan alasan tersebut.
Pencarian dilanjutkan hingga pukul 23.00 WIB, tapi korban tidak ditemukan. "Dicari kemana-mana tidak ketemu," katanya.
Pencarian masih berlanjut hingga 10 Maret 2016. Karena sudah 24 jam, laporannya diterima dan pencarian dilakukan, meski tidak juga membuahkan hasil.
Dua pekan kemudian, warga menemukan sesosok mayat yang sudah menjadi kerangka di pinggir Jalan Lintas Timur Km 15, Pasir Putih, Siak Hulu, Kampar.
"Saya yakin itu anak saya," kata Salomon.
Terkait tidak ditanggapinya laporan ini, Ketua Dewan Pembina Komisi Nasional Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Seto Mulyadi atau Kak Seto menjawab diplomatis.
"Kami berpikiran positif saja Kepolisian sudah bekerja. Hanya saja kami meminta kasus ini menjadi atensi dan diselesaikan," sebut Kak Seto.
Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau Kombes Pol Rifai Sinambela menyatakan langsung mengambil alih kasus ini.
"Langsung diambil alih, Polda yang akan menanganinya dan langsung ditarik dari Polsek," tegas Rifai.
(rdk/frc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Penjual Martabak Tewas Mengenaskan Dalam Ruko di Dumai
-
Hukrim
Tak Mau Dipindahkan, Narapidana Rutan Sialang Bungkuk Mengamuk
-
Hukrim
Polisi Tangkap Tahanan Kabur saat Jualan Narkoba di Duri
-
Hukrim
Polda Riau Tangkap Buruh Bulog saat Transaksi 15 Kilogram Daun Ganja
-
Hukrim
Kepolisian di Riau Lakukan Patroli Skala Besar Antisipasi Teror
-
Hukrim
Arahan Dirlantas Polda Riau Atasi Arus Balik dari Sumbar

