Pukul Narasumber, Wartawan Tabloid Mingguan Dipolisikan
Kamis, 06 Februari 2014 09:16 WIB
PEKANBARU - Seorang wartawan tabloid mingguan terbitan Pekanbaru harus berurusan dengan aparat penegak hukum. Jurnalis berinisial Hr (35) dilaporkan pejabat Dinas Kesehatan Riau Jhon Analis (53) ke Polresta Pekanbaru karena telah melakukan pemukulan.
Dalam laporannya, Jhon Analis mengungkapkan, kalau dirinya dipukul Hr saat pelaku datang untuk melakukan wawancara di kantor Dinas Kesehatan Riau, di Jalan Cut Nyak Dien Pekanbaru, Senin (3/2/14). Akibat dari pemukulan tersebut, Jhon Analis menderi luka memar di rahang kirinya.
Informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber menyebutnya, bahwa peristiwa pemukulan bermula dari kedatangan Hr ke Dinas Kesehatan Riau untuk menemui Jhon Analis. Hr menanyakan progres pembangunan sebuah Puskesmas yang tak kunjung siap, padahal anggarannya sudah dibayarkan lunas.
Pertanyaan tersebut tak dijawab Jhon Analis dan melanjutkan kesibukannya bekerja. Merasa pertanyaannya tak digubri, Hr mendadak naik pitam dan langsung meninju Jhon Analis. Setelah itu, Hr langsung berusaha kabur, namun bisa diamankan seorang pegawai Dinas Kesehatan Riau.
Tak terima menjadi korban tindak kekerasan, Jhon Analis lantas menempuh jalur hukum dan melaporkan Hr ke Polresta Pekanbaru.
"Laporan tertulis dugaan pemukulan yang dialami seorang pejabat Dinas Kesehatan Riau sudah masuk. Sekarang sedang diproses jajaran Polresta Pekanbaru," ujar Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo menjawab wartawan di kantornya kemarin, Rabu (5/2/14).
Untuk pemberkasan, lanjut Guntur, korban pelapor sudah divisum dan juga diminta keterangannya terkait kronologis pemukulan. Sementara terhadap Hr, segera dipanggil dan akan ditetapkan jadi tersangka jika bukti dan saksi sudah mencukupi.***(dok)
Dalam laporannya, Jhon Analis mengungkapkan, kalau dirinya dipukul Hr saat pelaku datang untuk melakukan wawancara di kantor Dinas Kesehatan Riau, di Jalan Cut Nyak Dien Pekanbaru, Senin (3/2/14). Akibat dari pemukulan tersebut, Jhon Analis menderi luka memar di rahang kirinya.
Informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber menyebutnya, bahwa peristiwa pemukulan bermula dari kedatangan Hr ke Dinas Kesehatan Riau untuk menemui Jhon Analis. Hr menanyakan progres pembangunan sebuah Puskesmas yang tak kunjung siap, padahal anggarannya sudah dibayarkan lunas.
Pertanyaan tersebut tak dijawab Jhon Analis dan melanjutkan kesibukannya bekerja. Merasa pertanyaannya tak digubri, Hr mendadak naik pitam dan langsung meninju Jhon Analis. Setelah itu, Hr langsung berusaha kabur, namun bisa diamankan seorang pegawai Dinas Kesehatan Riau.
Tak terima menjadi korban tindak kekerasan, Jhon Analis lantas menempuh jalur hukum dan melaporkan Hr ke Polresta Pekanbaru.
"Laporan tertulis dugaan pemukulan yang dialami seorang pejabat Dinas Kesehatan Riau sudah masuk. Sekarang sedang diproses jajaran Polresta Pekanbaru," ujar Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo menjawab wartawan di kantornya kemarin, Rabu (5/2/14).
Untuk pemberkasan, lanjut Guntur, korban pelapor sudah divisum dan juga diminta keterangannya terkait kronologis pemukulan. Sementara terhadap Hr, segera dipanggil dan akan ditetapkan jadi tersangka jika bukti dan saksi sudah mencukupi.***(dok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

