Puluhan Massa Datangi Polda Riau Minta Mantan Kapolres Meranti Dipecat
Rabu, 31 Agustus 2016 13:23 WIB
PEKANBARU - Puluhan aktivis Laskar Muda Melayu Riau (LM2R) meminta Kapolda Riau Brigjen Pol Supriyanto untuk memberikan sanksi tegas berupa Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PDTH) Kapolres Kepuluan Meranti nonaktif AKBP Asep Iskandar.
Hal itu diungkapkan Koordinar Lapangan (Korlap) Aksi LM2R, Sarwan Kelana saat berorasi di depan pntu masuk Markas Polda Riau, Rabu (31/8/16).
"Bapak Kapolda jangan hanya mencopot Kapolres Kepulauan Meranti tetapi juga mem-PDTH yang bersangkutan,' tukasnya.
Kapolda Riau juga dingatkan untuk tidak menempatkan orang orang yang bermasalah dan arogan di Polres Kepulauan Meranti. Sehingga mereka bekerja tidak rasional, bekerja lebih menggunakan "otot" dari pada "otak".
Selain soal insiden "Meranti Berdarah", massa LM2R juga meminta penyidik Polda Riau mencabut SP3 15 perusahaan terduga pelaku pembakar lahan dan hutan (Karlahut).
Setelah berorasi lebih kurang 15 menit, para aktivis LM2R ini lalu diajak berdialog di ruang gelar perkara Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau. Hingga berita ini diturunkan dialog tersebut masih berlangsung.
(rdk/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Tak Mau Dipindahkan, Narapidana Rutan Sialang Bungkuk Mengamuk
-
Hukrim
Polisi Tangkap Tahanan Kabur saat Jualan Narkoba di Duri
-
Sosial
Wabup Meranti Hadiri Peringatan Ke-71 Bhayangkara dan Sunatan Massal
-
Hukrim
Polda Riau Tangkap Buruh Bulog saat Transaksi 15 Kilogram Daun Ganja
-
Hukrim
Kepolisian di Riau Lakukan Patroli Skala Besar Antisipasi Teror
-
Hukrim
Arahan Dirlantas Polda Riau Atasi Arus Balik dari Sumbar

