• Home
  • Hukrim
  • Puluhan Personel Polres Pelalawan Siaga Dilokasi Bentok Warga Ukui dan PT Rimba Lazuardi

Puluhan Personel Polres Pelalawan Siaga Dilokasi Bentok Warga Ukui dan PT Rimba Lazuardi

Rabu, 16 September 2015 22:31 WIB
PELALAWAN - Puluhan Satuan Pengamanan (Satpam) bersama preman suruhan PT Rimba Lazuardi diduga mengobrak abrik rumah warga Desa Lubuk Kembang Bunga kecamatan Ukui kabupaten Pelalawan Riau. 

Parahnya, karena menang jumlah, para Satpam dan preman itu bertindak dengan cara menganiaya warga yang berusaha melawan saat rumah beserta isinya dihancurkan.

Penjelasan Kapolres Pelalawan AKBP Ade Johan Sinaga Sik, ketika dihubungi, Rabu malam (16/9/15) terkait perselisihan warga desa Lubuk Kembang Bunga kecamatan Ukui dengan Satpam PT Rimba Lazuardi. 

Kata Ade, untuk mengantipasi keadaan yang memburuk Mapolres sudah menerjunkan puluhan anggota kelokasi kejadian agar tidak terjadi konflik yang lebih parah.

"Ya benar, kejadian tersebut masih kita selidiki dengan mengerahkan anggota polisi ke lokasi kejadian. Polisi bersiaga disana agar situasi kondusif," tegas Ade.

Meski para Satpam dan preman suruhan PT Rimba Lazuardi yang melakukan penyerangan dan pengrusakan rumah warga, namun malah mereka yang membuat laporan ke polisi. 
Sementara, warga yang mengalami luka-luka akibat penganiayaan saat diserang, lebih memilih menghindar demi menjaga keamanan keluarga mereka.

"Pihak perusahaan (Satpam PT Rimba Lazuardi) ada melapor ke polisi, terkait penganiayaan. Sedangkan warga belum ada yang melapor," jelas Ade.

Kejadian penyerangan yang dilakukan Satpam dan preman suruhan PT Rimba Lazuardi sangat menegangkan. 

Pasalnya, aksi satpam tersebut dinilai arogan dan tidak berkeprimanusian terhadap warga karena tega menghancurkan rumah warga beserta isinya. 

Akibatnya, warga kehilangan tempat tinggal dan tak memiliki alat masak untuk makan. 

(rdk/rtc)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar