• Home
  • Hukrim
  • Seorang Ibu Hamil Ditahan Petugas SPK Saat Nemui Kapolres Pelalawan

Seorang Ibu Hamil Ditahan Petugas SPK Saat Nemui Kapolres Pelalawan

Hadi Pramono Sabtu, 06 Januari 2018 15:21 WIB
PELALAWAN - Keinginan Fitri Ginting (33) untuk bertemu langsung dan bertatap muka dengan Kapolres Pelalawan, Jumat (5/1/17) kandas. Ia ditahan oleh aparat di pos penjagaan SPK, melarang untuk bertemu Kapolres.

Tidak itu saja, selain dilarang masuk dan bertemu Kapolres, Fitri Ginting juga mendapat perlakuan yang tidak sepantasnya oleh aparat yang berada di pos pejagaan SPK. Dirinya, malahan dimarah-marahi.

Padahal keinginan Fitri Ginting bertemu Kapolres ini, untuk meminta Pertanggung jawaban atas perbuatan oknum anggota polisi yang sudah menghamili dirinya tanpa ada tanggungjawab yang jelas.

Seperti dikutip dari riauterkinicom, Fitri Ginting berterus terang, bahwa oknum polisi yang sudah menghamili tersebut bertugas di Satuan Pol Air Mapolres Pelalawan.

Awalnya, kata Fitri, oknum polisi tersebut mau bertanggung jawab atas perbuatan yang ia lakukan. Proses tanggung jawab itu, sudah diputuskan melalui sidang kode etik beberapa tahun yang lalu.

Hanya saja, kata dia, tanggungjawab cuma didepan pimpinan saja dan reaealisasinya tidak ada sama sekali. Yang lebih celakanya lagi kata dia, saat ini kehamilan menunggu proses kelahiran.

"Ini, menunggu proses kelahiran aja lagi bang. Sidia, malah menghindar dan handphonenya dimatikan, makanya saya beranikan diri untuk bertemu dengan Kapolres Pelalalwan," tukasnya.

Ditempat terpisah Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan, SIk berterus terang sudah mengetahui kasus yang dialami oleh anggotanya. Bahkanya ia mengaku sudah menindaklanjutinya.

"Kasus ini sudah kita tindak lanjuti. Bahkan pelakunya mau bertanggung jawab. Hal itu dilakukan melalui proses sidang kode etik. Akan kita tindaklanjuti lagi ya," pungkasnya.

(zik/rtc)
Tags HamilPolisi NakalPolres Pelalawan
Komentar