Seorang Warga Kampar Dikeroyok Personil Satgas Karhutla di Siak
Selasa, 25 Maret 2014 12:15 WIB
PEKANBARU - Sejumlah prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Karhutla dituding melakukan pengeroyokan terhadap Syaibullah (53), warga Danau Bingkuang, Kabupaten Kampar.
Pengeroyokan terjadi di sekitar komplek perkantoran Pemkab Siak, di Dayun kemarin, Senin (24/3/14) sekitar pukul 11.30 WIB.
“Adik ipar saya dipukuli ramai-ramai sampai beberapa giginya rontok dan sekarang harus dioperasi di Ibnu Sina karena tulang rahangnya ada yang patah,” tutur H Zamri Nur, abang ipar korban kepada riauterkinicom di Pekanbaru, Selasa (25/3/14).
Dijelaskan Zamri Nur, pengeroyokan bermula saat korban dan sejumlah rekannya bertugas mengirim bess, adukan kerekel pecah dan tanah liat ke Dayun untuk proyek pengerasan jalan. Di tengah jalan, mobil yang berada di depannya terpuruk di kubangan lumpur.
Tepat di belakang mobil korban, terdapat truk mengangkut personil TNI yang bertugas memadamkan kebakaran lahan. Melihat dumtruk korban berhenti, sejumlah prajurit TNI turun dan menghampiri korban.
Kepada korban, prajurit TNI tersebut memerintahkan untuk tetap lewat di samping mobil truk yang terpuruk. Karena melihat kondisi jalan rusak dan tidak memungkinkan untuk lewat, korban menolak. Begitu perintahkan ditolak, korban langsung dipukuli ramai-ramai.
Setelah memukuli korban sampai tak berdaya dan mulutnya berdarah-darah karena beberapa giginya tanggal, ada prajurit TNI yang kemudian membawa korban ke Puskesmas Dayun, namun karena kondisinya parah, lantas dirujuk ke rumah sakit di Pekanbaru.
“Jam duabelas ini adik ipar saya harus dioperasi karena kata dokter tulang rahang bagian dalamnya adanya retak atau patah,” tuturnya.
Lebih lanjut Zamri Nur mengatakan, pihak prajurit TNI sudah menyatakan siap membantu biaya perobatan korban. Kesanggupan tersebut disampaikan melalui SMS kepada keluarga korban. Hanya saja nilai bantuannya dianggap tak memadai. Hanya Rp500 ribu.
Sementara itu, ketika nomor telephon pelaku yang menjanjikan bantuan ala kadar pada keluarga korban coba dihubungi riauterkinicom, sedang tidak aktif. Sedangkan penjelasan resmi dari pihak Satgas Karhutla juga belum ada terkait insiden tersebut.***(mad)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

