Tak Ada Korban Jiwa, Dua Rumah Ludes Terbakar di Tembilahan Hulu
Jumat, 18 September 2015 12:34 WIB
TEMBILAHAN - Kebakaran rumah kembali terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), tepatnya di Jalan Sederhana, Kecamatan Tembilahan Hulu. Kebakaran berhasil meluluhlantakan dua bangunan rumah warga setempat, Jumat (18/9/15) sekitar pukul 10.00 WIB.
Kalau di Sungai Pakning, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, kebakaran rumah menewaskan satu keluarga terpanggang dengan bara api. Tapi kalau musibah nahas di Kecamtan Tembilahan Hulu ini tidak menimbulkan korban jiwa tewas hanya bangunan rumah saja ludes terbakar.
Informasi yang berhasil dirangkum dari sejumlah media online, api tersebut menghabiskan 2 unit rumah dan 1 unit rumah lainnya hanya rusak ringan. Untuk memadamkan kobaran api terlihat dua mobil pemadam kebakaran dan 1 unit water canon milik Polisi Resor (Polres) Inhil dikerahkan.
Sementara mengenai kronologis kebakaran rumah ini sendiri, dari Polres Inhil, saat seorang saksi yaitu Megawati tengah membungkus dagangannya di dalam rumah dan melihat cok kontak kulkas yang berada di samping dinding kamar berasap. Kemudian ia melihat di dalam kamar api sudah membesar.
Kemudian ia memanggil ibunya yaitu Salamiah dan pergi keluar rumah. Setelah berada di luar rumah, keduanya berteriak ada api di dalam rumah, kemudian warga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Spontas saja, dia langsung memekik meminta pertolongan kepada warga sekitar.
Tim pemdaman kebakaran datang pada pukul 10.30 WIB, dan api akhirnya dapat dipadamkan sekitar pukul 10.40 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, sementara kerugian materi lebih kurang mencapai Rp150 juta. ''Saat ini kasus diitangani oleh Polsek Tembilahan Hulu,'' jelas Paur Humas Polres Inhil, Iptu Warno.
Adapun pemilik rumah yang habis dilalap si jago merah itu adalah Salamiah Salamiah (66) dan Ibnu Masud (21). Sementara pemilik rumah yang rusak ringan adalah Rusdianto (45). ''2 Unit rumah rusak berat, 1 unit rusak ringan, rumah tersebut ditempati oleh 3 Kepala Kelarga (KK) atau 16 jiwa,'' tambah Lurah Tembilahan Hulu, Saini Hamzah.
Sedangkan korban kebakaran rumah, Salamiah, hanya bisa pasrah melihat rumahnya sudah porak-poranda akibat keganasan si jago merah. Atas peristiwa ini, dirinya dan korban lainnya menaruh harapan kepada pemerintah daerah untuk membantu menanggung beban musibah ini.
"Saya hanya bisa pasrah saja melihat rumah saya ini, kami juga tidak tau harus bagaimana lagi. Kami harapkan kepada Pemkab Inhil bisa membantu dalam masalah ini," ujar Salamiah, sembari berlinangan air mata kepada awak media yang meliput peristiwa nahas itu.
(rdk/dok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Perempuan Pengecer Bensin Tewas Terbakar di Rohil
-
Hukrim
Tiga Kelas SMAN 1 Tambusai Utara Rokan Hulu Hangus Terbakar
-
Hukrim
Dua Unit Petak Rumah Sewa Terbakar di Dumai
-
Sosial
Walikota Dumai Temui Empat Korban Ruko Terbakar
-
Hukrim
Kebakaran Rumah Bikin Dua Anak Tewas Terbakar di Kubu Rohil
-
Hukrim
Hujan Deras Tak Mampu Padamkan Kebakaran Rumah di Kepulauan Meranti

