- Home
- Infotorial
- DPPPA Dumai Gelar Pelatihan Tatarias Wajah Kepada Perempuan Korban Kekerasan
DPPPA Dumai Gelar Pelatihan Tatarias Wajah Kepada Perempuan Korban Kekerasan
Hadi Pramono Rabu, 07 Maret 2018 10:32 WIB
DUMAI - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Dumai mengadakan kegiatan pelaksanaan kebijakan perlindungan perempuan di daerah. Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari itu berlangsung di Hotel Grand Zuri Dumai, Rabu (7/3/18).
Adapun kegiatan itu menyasar kepada perempuan korban kekerasan dengan ketrampilan tata rias wajah. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Dumai, Dameria.
Dijelaskannya, keterlibatan dan kerjasama dari berbagai macam pihak mampu menciptakan iklim yang strategis dalam mewujudkan kebijakan perlindungan perempuan yang menyeluruh.
Menurutnya, hal ini menjadi sangat mendesak, mengingat ragam permasalaan ketimpangan gender masih menghantui keseharian perempuan di berbagai bidang pembangunan.
Sampai saat ini perlindungan terhadap perempuan masih tetap diperlukan terutama dalam pemenuhan hak-haknya di berbagai bidang. Hak perempuan tersebut diantaranya adalah:
Hak personal (hak jaminan pribadi), Hak legal (hak jaminan perlindungan hukum), Hak jaminan adanya sumber daya untuk menunjang kehidupan, Hak, ekonomi sosial dan budaya.
"Perlindungan hak-hak kaum perempuan ini menjadi sangat penting, karena kaum perempuan acapkali mengalami ragam bentuk diskriminasi. Salah satu perlakuan diskriminasi terhadap perempuan adalah kekerasan berbasis gender," jelasnya.
Menurutnya, kekerasan terhadap perempuan dapat berupa kekerasan seksual, perdagangan orang, eksploitasi seksual komersial, kekerasan dalam rumah tangga, kekerasan di tempat kerja, kekerasan dalam situasi bencana, kekerasan dalam konflik sosial.
"Sebagai kelompok rentan sudah sewajarnya perempuan mendapat perlakukan khusus dan perlindungan dari kekerasan yang berbasis gender guna terwujudnya kesetaraan gender antara perempuan dan laki-laki," jelasnya.
Sementara Kabid Perlindungan Hak Perempuan, Novia Andrani mengatakan kegiatan ini memberikan kaum ketrampilan tata rias wajah. Dengan kegiatan tata rias wajah ini diharapkan kaum perempuan bisa lebih maju.
"Dengan dibekali ketrampilan merias wajah itu perempuan korban kekerasan bisa mampu bangkit dan mandiri untuk menambah kebutuhan hidupnya. Kita juga memberikan satu perangkat alat rias kepada peserta," jelasnya.
Novia menjelaskan, kegiatan ini menghadirkan narasumber dari pemilik Salon Q-onye. Diharapkan narasumber bisa memberikan materi atau pemahaman yang mudah dimengerti bagi peserta yang bakal mendapatkan ketrampilan.
"Saya harapkan kepada peserta bisa mengikuti kegiatan ini sebaik mungkin, dan kami harapkan kegiatan ini berjalan lancar dan membuahkan hasil maksimal kepada perempuan korban kekerasan," pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Anggota DPRD Kota Dumai Yukratul Ahyuni serta jajaran pegawai dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Dumai.
(Infotorial)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
Dumai Expo 2026, Antara Perayaan Hari Jadi ke-27 dan Dampak Ekonomi Lokal
-
Lingkungan
Konflik Agraria di Jalan Sudirman Dumai Memanas, APRJ Desak BPN dan Pemkot Bertanggung Jawab
-
Sosial
Penataan Pedagang Dumai di Jalan Sultan Syarif Kasim, Kota Jadi Destinasi Kuliner
-
Tekno
Pemko Dumai Ajak RAPI Perkuat Peran dalam Komunikasi Publik dan Darurat
-
Pendidikan
Wali Kota Dumai Pimpin Upacara Hari Santri Nasional Tahun 2025
-
Traveler
Pawai Obor Idaman Berlangsung Meriah pada Malam Hari Raya Idul Fitri 2025

