• Home
  • Kesehatan
  • 940 Peserta BPJS Kesehatan Pekanbaru Periksa Kanker Serviks

940 Peserta BPJS Kesehatan Pekanbaru Periksa Kanker Serviks

Jumat, 29 Juli 2016 16:19 WIB
PEKANBARU - Kantor BPJS Kesehatan Cabang Utama Pekanbaru, Provinsi Riau melaksanakan pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) bagi 800 peserta BPPJS Kesehatan dan 140 peserta mengikuti uji papsmear guna mendeteksi dini kanker servik atau leher rahim.

"Khusus wilayah kantor Cabang Pekanbaru dilaksananakan pada delapan titik layanan terdiri atas 3 Puskesmas di kabupaten/kota dan lima pada badan usaha di 4 kabupaten kota," kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Utama Pekanbaru, Chandra Nurcahyo di Pekanbaru, Jumat.

Ia mengatakan itu, disela rangkaian kegiatan pemeriksaaan IVA digelar BPJS Kesehatan Kota  Pekanbaru --serentak seluruh Indonesia-- dan untuk tingkat kota Pekanbaru dipusatkan Rumah Sakit Puskesmas Rawat Inap, Sidomulyo.

Menurut Chandra, untuk kegiatan tersebut pada BPJS Kesehatan Cabang Utama Pekanbaru dengan wilayah kerja Pekanbaru dipusatkan di Rumah Sakit Puskesmas Rawat Inap, Sidomulyo, dan diwilayah kerja Kabupaten Kampar digelar di PT Padasa dan PT Ivo Masa.

Masih dalam lingkup kantor Cabang Utama Pekanbaru, katanya, di Kabupaten Pelalawan kegiatan yang sama dipusatkan di Puskesmas Pangkalan Kuras II dan PT RAPP.  Sedangkan untuk Kabupaten Rohul dipusatkan di Puskesmas Rambah dan PT SAI, dan untuk di Perawang digelar di PT Arara Abadi.

"Pemeriksaan IVA dan uji papsmear merupakan bagian dari program benefit BPJS Kesehatan untuk peserta JKN/KIS dalam mendukung upaya promotif, preventif mencegah kanker serviks," katanya.

Pencegahan lebih dimaksudkan agar gejala kanker serviks yang berpotensi menyerang kaum perempuan menikah itu tidak menjadi makin parah, apalagi kasus kematian yang membunuh perempuan cukup banyak akibat kanker serviks.

Bahkan data WHO mencatat bahwa 5.500 dari perempuan sebanyak seorang di antaranya meninggal akibat terjangkit kanker serviks sehingga program pemeriksaan IVA dan uji papsmer, perlu dilakukan secara berkelanjutan.

Kanker serviks tidak menimbulkan gejala dan sulit terdeteksi pada stadium awal oleh karena itu sebaiknya lakukan skrining kesehatan melalui layanan kesehatan deteksi dini yang disediakan BPJS Kesehatan.

"Deteksi dini kaker serviks masuk dalam skema pembiayaan program JKN KIS sehingga peserta  JKN KIS  yang ingin melakukan deteksi dini kanker serviks tidak perlu lagi  mengeluarkan uang," katanya.

Sementara itu panduan pemeriksaan IVA bagi peserta adalah harus memiliki kartu BPJS Kesehatan, status kepesertaan isteri peserta (anak tidak dijamin), mengisi formulir IVA di lokasi penyelenggara pemeriksaan IVA.

(ant/ant)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Kanker
Komentar