• Home
  • Kesehatan
  • Diskes Dumai Awasi Takjil Mengadung Boraks dan Formalin

Diskes Dumai Awasi Takjil Mengadung Boraks dan Formalin

Sabtu, 11 Juni 2016 23:09 WIB
DUMAI - Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Kesehatan setempat mengawasi makanan berbuka puasa (takjil) yang mengandung zat berbahaya seperti boraks dan formalin yang diperjual belikan oleh pedagang pasar Ramadhan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, Paisal mengatakan pengawasan takjil ini merupakan kegiatan rutin instansinya disetiap bulan puasa Ramadhan terhadap pedagang pasar Ramadhan yang ada di daerah Pelabuhan dan Industri.
 
"Para pedagang jangan menggunakan zat berbahaya seperti boraks dan formalis pada takjil atau pun makanan dan minuman. Kami akan mengawasi setiap makanan yang diperjual belikan kepada masyarakat," tegas Paisal, kemarin.

Menurut Paisal, Diskes Dumai sudah Inspeksi Mendadak (Sidak) dan mengambil sampel makanan dan minuman di beberapa titik Pasar Ramadan di Dumai. Dari sempel itu dilakukan uji dilaboratorium milik instansinya.

"Kita sudah ambil sampel makanan dan minuman. Sampel yang kita ambil itu nantinya diuji di laboratorium milik Diskes Dumai. Jika ditemukan formalin dan boraks maka kita akan memberikan teguran keras kepada pedagang," ucapnya.

Paisal mengatakan pengambilan sampel dilakukan mengantisipasi makanan mengandung zat berbahaya bagi kesehatan manusia. Diantaranya, formalin, borak, zat pewarna, pemanis buatan, dan zat berbahaya lainnya.
 
"Diimbau kepada masyarakat agar selektif memilih menu berbuka puasa yang dijual bebas di sejumlah Pasar Ramadan di Kota Dumai. Selain itu, warga juga diminta tidak mudah tergiur dengan harga makanan yang dijual murah," jelas dia.

Paisal juga mengatakan selain itu masyarakat harus jeli melihat kondisi fisik makanan yang dijajakan. Jangan sampai, karena salah membeli, akan berakibat buruk bagi kesehatan masyarakat itu sendiri. 

(adi/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Ramadhan
Komentar