Keluarga Berperan Penting Cegah Stunting
Wili Hidayat Jumat, 27 Agustus 2021 16:59 WIB
PEKANBARU - Keluarga memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya stunting. Oleh karena itu, keluarga yang mantap akan mampu mengatasi stunting.
Plt Sekretaris BKKBN Provinsi Riau Said Masri menyampaikan bahwa keluarga memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya stunting.
Ia menjelaskan, stunting ini adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu cukup lama pada anak, sehingga terjadinya gagal tumbuh pada anak.
"Pencegahan stunting ini tidak bisa hanya dilakukan oleh satu pihak, namun memerlukan kerja sama antara semua pihak," katanya dalam webinar Jendela Literasi Kita (Jelita) dengan tema pencegahan dan penurunan stunting berbasis keluarga, Jumat (27/8/2021).
Said Masri menambahkan, stunting tidak hanya terjadi pada keluarga yang kurang mampu, justru juga terjadi pada keluarga yang kategori mampu. Karena stunting tidak hanya berkaitan permasalahan ekonomi, namun juga permasalahan mindset, perilaku dan permasalahan lainnya.
Ia menuturkan, pencegahan stunting itu bisa dilakukan pada 1.000 hari pertama kehidupan, karena pencegahan stunting bisa dilakukan dari hulunya. Dimana saat ini sebutnya, BKKBN memberikan edukasi bagi anak-anak remaja yang memasuki usia menikah atau remaja calon pengantin.
"Pasangan yang saling mendukung sangat menentukan tumbuh kembang pada anak, mulai dari proses seorang ibu hamil hingga anak tersebut lahir dan tumbuh berkembang," sebutnya.
Ia menjelaskan, pemerintah sangat berkomitmen dalam mengatasi masalah stunting di Indonesia. Yang mana salah satunya melalui Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting menjadi acuan untuk mengatasi stunting di Indonesia.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa stunting menjadi isu yang sedang hangat dibicarakan, baik di lintas sektor dan lintas kementerian maupun lembaga, begitu dahsyatnya stunting ini maka BKKBN ditunjuk sebagai koordinator pencegahan stunting secara nasional.
"Tidak pun sebagai koordinator, BKKBN dengan program bangga kencannya memang komitmen mencegah stunting berbasis dari keluarga, basis kita adalah keluarga," sebutnya.
Said Masri berharap, dengan adanya kerja sama berbagai unsur, maka permasalahan stunting ini bisa diminimalisir di Indonesia khususnya di Provinsi Riau. "Dengan semangat bersama-sama kita terus berupaya meminimalisir stunting ini," tutupnya.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Editor : Hadi PramonoSumber : Rilis Media
Tags Berita Riau TerkiniCegah StuntingKeluarga Cegah Stuntingstunting
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Abdul Wahid Bantah Perintah Setoran di Sidang Tipikor Pekanbaru
-
Ekbis
Produksi Padi Riau Naik 12,7 Persen, Targetkan Ketahanan Pangan Hingga 2029
-
Lingkungan
Riau Dorong Swasembada Pangan Nasional, Petani Milenial Jadi Kunci Modernisasi Pertanian
-
Kesehatan
Apical Group Gelar Penyuluhan dan Berikan PMT untuk Pencegahan Stunting di Dumai
-
Sosial
PWI Riau Bekukan 9 Kepengurusan PWI Kabupaten Kota
-
Kesehatan
Cegah Stunting, Apical Dumai Sosialisasi Hidup Sehat dan Beri Makan Tambahan Kepada Bumil

