Korban Banjir Kelurahan Bumi Ayu Mulai Terserang Penyakit
Selasa, 31 Januari 2017 13:08 WIB
DUMAI - Ratusan warga korban banjir di Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Dumai Selatan yang berada di tenda pengungsian sudah mulai tekena penyakit gatal-gatal akibat banjir selama beberapa hari belakangan ini melanda wilayah itu.
"Kami sudah mulai terkena gatal-gatal selama berada di tenda pengungsian. Meski banjir sudah mulai surut, tapi warga yang tinggal disini mulai terkena dampak penyakit akibat banjir," kata Wati, warga RT 02 Kelurahan Bumi Ayu, kepada awak media di Dumai, Selasa (31/1/17).
Sedangkan Kepala Pelaksana Tugas Bandan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Dumai, Tengku Ismet mengatakan, warga yang tinggal di tenda darurat berharap bisa memperoleh akses air bersih selama di pengungsian. Dengan adanya air bersih itu, diharapkan mampu untuk mengurangi gejala penyakit yang menyerang warga dua RT di Kelurahan Bumi Ayu tersebut.
"Saat ini masyarakat masih butuh bantuan lainnya, begitu juga air bersih. Keberadaan air bersih itu sampai saat ini masih menjadi dambaan warga yang berada di tenda pengungsian," kata Tengku Ismet.
Seperti diberitakan sebelumnya, Ratusan keluarga pada dua RT di Kelurahan Bumi Ayu terkena dampak banjir selama tiga hari ini.
Sebagian dari mereka terpaksa mengungsi sejak Jumat (27/1/17) lalu. Sebab rumah mereka digenangi banjir dengan ketinggian mencapai setengah meter.
Informasi yang diterima, sejumlah masyarakat masih bertahan di tenda darurat. Jumlah korban terkena dampak banjir masih dalam proses pendataan dan masih terus dilakukan oleh pihak BPBD Kota Dumai.
Untuk membantu para pengungsi, BPBD Dumai bersama Tagana Dumai sudah mendirikan tenda darurat bagi warga yang terkena dampak banjir. Lalu menyalurkan bantuan berupa makanan siap saji, guna membantu ketersediaan makanan bagi para korban banjir.
Bantuan cepat itu sendiri secara langsung diberikan Walikota Dumai Zulkifli AS kepada korban banjir. Diharapkan bantun cepat itu bisa mengurangi beban para korban banjir yang berada di tenda pengungsian tersebut.
"Kami sudah mulai terkena gatal-gatal selama berada di tenda pengungsian. Meski banjir sudah mulai surut, tapi warga yang tinggal disini mulai terkena dampak penyakit akibat banjir," kata Wati, warga RT 02 Kelurahan Bumi Ayu, kepada awak media di Dumai, Selasa (31/1/17).
Sedangkan Kepala Pelaksana Tugas Bandan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Dumai, Tengku Ismet mengatakan, warga yang tinggal di tenda darurat berharap bisa memperoleh akses air bersih selama di pengungsian. Dengan adanya air bersih itu, diharapkan mampu untuk mengurangi gejala penyakit yang menyerang warga dua RT di Kelurahan Bumi Ayu tersebut.
"Saat ini masyarakat masih butuh bantuan lainnya, begitu juga air bersih. Keberadaan air bersih itu sampai saat ini masih menjadi dambaan warga yang berada di tenda pengungsian," kata Tengku Ismet.
Seperti diberitakan sebelumnya, Ratusan keluarga pada dua RT di Kelurahan Bumi Ayu terkena dampak banjir selama tiga hari ini.
Sebagian dari mereka terpaksa mengungsi sejak Jumat (27/1/17) lalu. Sebab rumah mereka digenangi banjir dengan ketinggian mencapai setengah meter.
Informasi yang diterima, sejumlah masyarakat masih bertahan di tenda darurat. Jumlah korban terkena dampak banjir masih dalam proses pendataan dan masih terus dilakukan oleh pihak BPBD Kota Dumai.
Untuk membantu para pengungsi, BPBD Dumai bersama Tagana Dumai sudah mendirikan tenda darurat bagi warga yang terkena dampak banjir. Lalu menyalurkan bantuan berupa makanan siap saji, guna membantu ketersediaan makanan bagi para korban banjir.
Bantuan cepat itu sendiri secara langsung diberikan Walikota Dumai Zulkifli AS kepada korban banjir. Diharapkan bantun cepat itu bisa mengurangi beban para korban banjir yang berada di tenda pengungsian tersebut.
(rdk/rdk)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026
-
Lingkungan
Bupati Rokan Hilir Berjanji Tuntaskan Persoalan Banjir Bagansiapiapi
-
Lingkungan
Antisipasi Banjir Lewat Normalisasi Sungai Dumai
-
Lingkungan
Hujan Lebat Bikin Ribuan Rumah Warga Pekanbaru Terendam Banjir
-
Lingkungan
Dinas PUPR Dumai Normalisasi Drainase Tersumbat Sampah
-
Sosial
Masyarakat Kecewa, Presiden Jokowi tak Kunjungi Korban Banjir di Riau

