- Home
- Lingkungan
- 1 Unit Mobil Damkar Terperosok di Halaman LAMR Selatpanjang
1 Unit Mobil Damkar Terperosok di Halaman LAMR Selatpanjang
Senin, 02 Maret 2015 17:42 WIB
MERANTI - Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) yang hendak mengevakuasi Kebakaran lahan di area kompleks Perkantoran Kabupaten Kepulauan Meranti sempat terkendala akibat 1 unit mobil Pemadam Kebakaran terperosok di halaman Balai LAMR Selatpanjang, kemarin.
Padahal, kebakaran terjadi di beberapa titik. Hal ini membuat petugas Damkar kewalahan karena Pemkab Meranti hanya memiliki dua unit mobil pemadaman kebakaran. Karena keterbatasan armada, akhirnya Kepala Bidang Pemadam Kebakaran membagi tugas personil Damkar.
Satu armada bertugas memadamkan api di Desa Alah Air dan yang lainnya memadamkan api di kompleks perkantoran Bupati. Namun naas, armada yang mendapatkan tugas memadamkan api di kompleks perkantoran Bupati terperosok di depan halaman Balai LAM.
Terperosoknya mobil pemadam kebakaran ini membuat proses pemadaman terkendala.
Meskipun demikian, petugas Damkar tetap berusaha memadamkan api yang jaraknya tidak jauh dari lokasi terperosoknya mobil pemadam kebakaran.
Melihat mobil pemadam kebakaran terperosok, beberapa anggota dari Polres Kepulauan Meranti dan masyarakat turut serta membantu mengevakuasi mobil pemadam kebakaran. Namun, hingga api padam mobil pemadam kebakaran belum berhasil dievakuasi.
Sementara itu, api semakin merembet ke Balai LAM. Praktis kantor bupatipun diselubungi asap tebal. Sebelumnya, api ini membakar lahan kosong yang terletak di SMA 3 Jalan Dorak. Karena tiupan angin yang kencang api pun semakin cepat merembet ke pekarangan lahan gedung baru Dinas Pekerjaan Umum.
Tidak memakan waktu lama, api pun menyasar ke pekarangan Kantor Dinas Bapeda. Kondisi semakin diperparah karena kebakaran lahan juga terjadi di daerah lain, yaitu kebakaran di perkebunan sagu Desa Alah Air arah menuju Desa Sesap dan satu titik lagi kebakaran lahan kosong di Jalan Alah Air dekat rumah Anggota Komisi C DPRD Provinsi Riau, H.M Aidil.
Sementara itu, Kabid Damkar Kabupaten Kepulauan Meranti Piskot Ginting mengaku kerepotan saat menghadapi kebakaran yang terjadi di tiga titik sekaligus. Dikatakannya, terperosoknya mobil pemadam kebakaran ini akibat halaman yang dipavling blok tidak dapat menahan beban mobil pemadam kebakaran.
Menurut Ginting, selain keterbatasan armada, Ginting juga mengaku kesulitan mencari sumber airnya. "Kita hanya punya dua unit mobil Damkar dan 21 personil. Sementara itu kebakaran lahan terjadi di tiga titik sekaligus," ujarnya.
Padahal, Senin (23/2) lalu lahan kosong di sekitar kompleks perkantoran kabupaten kepulauan Meranti pernah juga terbakar. Namun kebakaran sebelumnya tidak separah yang terjadi saat ini.
Sementara itu Kapolres Kepulauan Meranti AKBP. Z Pandra Arsyad. SH,MSi mengatakan, akan menindak tegas pelaku pembakaran lahan.
Ia juga mengatakan, api diduga berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh warga. Dalam kasus kebakaran lahan, kata Pandra, Polres Kepulauan Meranti sudah mengintruksikan setiap jajarannya untuk selalu waspada di musim kemarau ini.
"Kasus yang pernah kita tangani, selalu ada masyarakat memang sengaja membakar lahan di musim kemarau. Alasannya selain tidak punya dana untuk membersihkan, sisa pembakaran dianggap bisa mengurangi keasaman tanah," ujar Pandra.
(fan/fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Pertamina Drilling Tanam 1.000 Pohon Mangrove di Pesisir Jakarta Utara
-
Lingkungan
Sejarah dan Tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2023
-
Lingkungan
Minyak CPO Diduga Milik IPB Tumpah ke Laut Dumai
-
Lingkungan
Pelatihan Pengelolaan Pohon Menjadi Langkah Pekanbaru Wujudkan Kota Ramah Lingkungan
-
Hukrim
Kapolres Dumai Tindaklanjuti Aktivitas Illegal Logging Hutan Senepis
-
Lingkungan
Link Download Logo Twibbon Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2022

