10 Hektar Lahan Sawit & Perkembunan Terbakar di Dumai

Minggu, 15 Februari 2015 13:01 WIB
DUMAI - Musim kemarau yang melanda Kota Dumai beberapa hari belakangan ini menimbulkan dampak pada musibah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Tidak tanggung-tanggung sekitar 10 hektar lahan sawit dan perkebunan ludes terbakar.

Dandim 0320 Dumai, Letkol Kav Afkar Mulya, lahan sawit seluas lima hektare dan lahan pertanian dengan luas sama habis dilahap api. Kebakaran terjadi di lahan yang berada di RT 02 Desa Bangun Jenawi, Kelurahan Mekar Sari, Kecamatan Dumai Selatan.

Padahal lahan tersebut baru ditanami oleh pemilik lahan. Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Dumai bersama Personel Kodim 0320 Dumai, Pemadam Kebakaran Dumai dan Kapolpos Dumai Selatan, berupaya melakukan pemadaman.

Pemadaman dilakukan dengan mesin robin dan selang air seadanya. Masyarakat sekitar juga tampak membantu upaya pemadaman. Namun api belum kunjung padam hingga Jumat sore kemarin. Kini, upaya pemadaman masih berlangsung di lokasi itu.

"Api Karhutla di dua lokasi tersebut berhasil dijinakan oleh anggota kita yang dibantu BP-BD Dumai dan masyarakat setempat. Saya imbau kepada seluruh masyarakat yang memiliki kebun untuk tidak melakukan pembakaran secara sembarangan," imbaunya.

Pada kesempatan sebelumnya, titik api yang tidak terlalu besar tersebut tidak dapat terpantau oleh satelit National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), karena satelit NOAA hanya memantau Karhutla pada api yang besar. 

"Informasi tersebut kami dapati dari masyarakat sekitar bahwa telah terjadi kebakaran lahan, dan kami langsung turun kelapangan," kata Kepala Badan Penanggunalangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Dumai Tengku Ismet, akhir pekan kemarin. 

Dikatakannya, selama ini yang menjadi kesulitan dilapangan adalah karena kurangnya personil dilapangan, kurangnya sarana dan prasarana yang dimiliki oleh BPBD Dumai, dan lokasi kebakaran yang terkadang kerap sekali jauh dari pemukiman warga. 

"Saat ini BPBD Kota Dumai hanya memiliki 28 personel pemadam kebakaran dan dengan jumlah yang ada saat ini masih dianggap kurang memadai. Oleh sebab itu, pihaknya meminta maaf jika dalam pemadaman kurang maksimal," katanya. 

Ditambahkannya, saat ini BPBD Dumai terus gencar melakukan sosialisasi disetiap Kecamatan sesuai dengan UU No. 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana. 

"Kami sudah melakukan sosialisasi di Kecamatan Bukit Kapur dan Kecamatan Sungai Sembilan, dan dalam waktu dekat kita akan kembali melakukan sosialisasi di Kecamatan Medang Kampai," ungkapnya. 

Saat melakukan sosialisasi, BPBD Kota Dumai menghimbau kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, dan kepada pihak perusahaan yang berada di Kecamatan tersebut agar peduli dan aktif untuk membantu penanggulangan bencana kebakaran. 

"Kepada masyarakat diminta dan diperingatkan keras untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar lahan. Sebab masih ada banyak cara lainnya yang lebih baik untuk membuka lahan," katanya.

(adi/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Lingkungan
Komentar