Aksi Illegal Stoning Marak di KHDTK Bukit Suligi

Jumat, 20 Februari 2015 20:33 WIB
ROKAN HULU - Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Bukit Suligi di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) bukan saja telah menjadi objek perambahan kayu kehutanan untuk dijadikan areal perkebunan.

Di kawasan negara itu kini sedang marak aksi perambahan bebatuan batu akik atau illegal stoning.

"Aksi yang dilakukan warga luar daerah ini sudah bersifat besar-besaran. Bahkan mereka sampai bawa truk untuk mengangkut batunya," kata Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Rohul Yusmar Yusuf di kantornya, Jumat (20/2/15).

Yusmar menilai aksi liar ilegal stoning tanpa izin operasional pertambangan dan galian C di KHDTK Bukit Suligi sudah sangat mengkhawatirkan. Bahkan, eksplorasi dilakukan oknum dari luar daerah ini sudah mengarah besar-besaran.

"Kalau tidak ditangani segera akan menjadi bisnis besar-besaran. Dan dampaknya bisa sampai merusak lingkungan," tegas Yusmar.

Menurut Yusmar, bebatuan sudah seperti pasak rumah. Jika bebatuan terus diambil dan habis, bisa saja terjadi longsor.

Perbup Batu Akik Segera Diajukan

Dalam upaya menyelamatkan lingkungan dari aksi ilegal stoning, Distamben Rohul sudah menyusun berkas untuk pembuatan Peraturan Bupati (Perbup) Rohul tentang Batu Akik.

Yusmar mengakui berkas Perbup telah diserahkan ke Bagian Hukum Setdakab Rohul. "Berkas sudah usulkan ke Bagian Hukum, tentu mereka yang akan membahasnya. Sudah dibahas sekali, dan ada pembahasan susulan," jelas Yusmar.

Yusmar mengakui untuk pembahasan Perbup Batu Akik akan melibatkan Badan Lingkungan Hidup Rohul, Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Rohul, dan Badan Pelayanan Terpadu Perizinan dan Penanaman Modal Rohul.

Yusmar memperkirakan, pada akhir Februari atau awal Maret 2015, Perbub Batu Akik sudah keluar.

Pada Perbup Batu akik ini, Distamben Rohul masukkan 35 jenis batu akik, termasuk tujuh jenis batu akik yang diperkirakan menjadi ciri khas Rohul. Namun demikian, dinas tetap melakukan identifikasi potensi batu akik lain yang ada di daerah itu.

Batu akik jenis Batik tetap menjadi salah satu ciri khas Rohul. Namun, untuk nama jenis batu akik belum ditentukan.

(zal/rtc)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Lingkungan
Komentar