• Home
  • Lingkungan
  • Anak Buaya Tersangkut di Jaring Bubu Warga Pedamaran Rohil

Anak Buaya Tersangkut di Jaring Bubu Warga Pedamaran Rohil

Kamis, 03 April 2014 18:54 WIB

BAGANSIAPIAPI - Warga Kepenghuluan Pedamaran Kecamatan Pekaitan Rokan Hilir mendapati anak buaya tersangkut di jaring bubunya. Anak buaya ini diperkirakan warga sering memakan ternak mereka. 

Kejadian bermula Rabu (2/4/14) malam, ternak warga berupa ayam dan bebek di Jalan Saluran Sekunder 1 (SK 1) banyak dimangsa sesuatu yang tak dikenal. 

Setelah dicari, ternyata pelakunya dua ekor anak buaya, sehingga warga berupaya mengusirnya, karena kondisi malam, sulit untuk terus mengejar.  

Pagi harinya, Kamis (3/4/14), sekira pukul 07.00 WIB, petani bernama Sapri bermaksud mengangkat jaring bubu yang dipasang di saluran Navigasi 17 Pedamaran. 

Ia melihat seekor anak buaya terperangkap dengan panjang 1,5 m, lebar perut sekira 40 cm. Ternyata, satu dari pemangsa hewan ternak mereka terperangkap, sedangkan satu lagi masih berkeliaran. 

Warga setempat Ashari (30) kepada sejumlah awak media, Kamis (3/4/14), mengatakan, untuk ketiga kalinya masyarakat Kepenghuluan Pedamaran menemukan buaya yang mencari mangsa ke pemukiman warga. 

Dia memperkirakan penyebabnya karena jumlah buaya di sekitaran kuala Sungai Rokan dan Pulau Pedamaran cukup banyak, sehingga membutuhkan makanan yang banyak pula, sementara ketersediaan makanan mereka di sungai mulai berkurang. 

Kondisi ini sangat dikhawatirkan warga, karena saluran navigasi tempat anak buaya tertangkap tersebut menjadi tempat Mandi Cuci Kakus (MCK) warga, yang berujung ke Sungai Rokan. 

Rasa cemas tersebut sangat beralasan, karena beberapa hari yang lalu, ada nelayan yang berada di seberang tempat mereka dimakan buaya, sehingga kedua kaki dan satu tangannya habis.***(nop) 
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Lingkungan
Komentar